Tuesday 21st August 2018

Tentang Kami

Pembaca yang budiman, tiba-tiba saja kita teringat dengan kalimat Damar, yang jika diartikan di Bahasa Jawa bermakna cahaya. Sedangkan di Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti Damar juga sama; yaitu cahaya.

Kita tentu tak berniat mengulas secara detail, makna dari kata ini. Kita berharap kata Damar, bisa ditelaah dengan jernih dan jujur sebagaimana terkandung dalam fungsinya. Misalnya, memfungsikan Damar, pada saat gelap datang, tentu kehadirannya menjadi sangat berarti dan dinanti.

Praktisnya, kata Damar itulah yang kemudian kita pakai untuk sebuah nama media baru. Namanya, DamarKita.com. Sebuah media online atau jurnalistik online, yang lahir, yang bersamaan dengan 17 Agustus 2017. Angka yang diawali satu-tujuh dan diakhiri angka satu-tujuh dan lahir di
bulan terhormat, yaitu Agustus. Bulan dimana rakyat Indonesia tengah bersemarak merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72 Tahun.

Ide dan gagasan menggunakan kata Damar, membutuhkan cukup waktu. Satu di antaranya adanya Api Abadi atau Khayangan Api, sebuah tempat pariwisata berlokasi di Desa Sendanghardjo Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Apinya yang menyembul dari tengah tumpukan batu, terus menyala sepanjang menit, hari, bulan dan tahun hingga tak berbatas. Lidah api berpendar menerangi sekitar hutan jati yang gelap.

Dari fenomena alam di tengah hutan jati Bojonegoro itulah, kami memaknai Api Abadi, sebagai sebuah simbol. Ya, simbol kekuatan, konsistensi dan kebersamaan. Dan pada kalimat terakhir, kita kemudian sepakat, nama Damar…menjadi DamarKita. Tentu bisa dimaknai beragam.
Bisa cahaya untuk bersama atau cahaya untuk kehidupan bersama.

Jargon yang kita pilih juga mengandung makna yang ringkas; Jujur dan Jernih. Dua kata itu sengaja kita paparkan sebagai sebuah kesatuan kalimat yang mudah dieja. Tetapi lebih dari itu, juga memaknainya dengan bijak.

Redaksi DamarKita berharap, bahwa kalimat belajar dan terus belajar akan menjadi pegangan kami. Itu artinya, kita sepakat Jurnalistik Online yang tengah kita rintis, bisa menjadi wadah interaksi, bersua dan bertutur. Kita berupaya membangun jurnalisme yang berpangkal pada kebenaran, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur di masyarakat. Menggunakan bahasa bertutur, lugas dan mengedepankan standar jurnalisme yang baku.

Di akhir kalimat, kami mengutip pesan Buya Hamka,”Orang yang pintar, adalah orang yang selalu merasa bodoh. Tak pernah berhenti dan terus belajar

STRUKTUR PT. DAMAR MAJU BERSAMA
:
Pemimpin Umum/Pemipin Redaksi : Sujatmiko
Redaktur : Totok Martono
Pimpinan Perusahaan : Soenandar Hadi P.
Manajer IT : M. Facrudin
Reporter : M. Rozikin
: Abdus syafik