Thursday 13th December 2018

Cegah Pungli, Dinas Penanaman Modal Blora Pasang 50 CCTV

Cegah Pungli, Dinas Penanaman Modal Blora Pasang 50 CCTV
(Deklarasi zona integritas bebas korupsi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Blora.)

Blora- Cara berbeda dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Blora seiring ditetapkan sebagai pelaksana pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK). DPMPTSP memasang lebih dari 50 CCTV di ruangan kantor maupun sekeliling gedungnya. Tujuannya, antara lain untuk memantau aktifitas kerja para pegawainya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

DPMPTSP merupakan satu dari empat organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Blora yang ditunjuk Bupati Djoko Nugroho sebagai pilot project Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Tiga OPD lainnya adalah RSUD dr.R.Soetijono Blora, RSUD dr.R.Soeprapto Cepu serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil). Ketiga OPD itu belum lama ini telah mendeklarasikan diri dalam melaksanakan kegiatan yang diprogramkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Adapun DPMPTSP mendeklarasikannya, Rabu 5-12-2018.

‘’Pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi ini memang sulit. Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi,’’ ujar Kepala DPMPTSP Blora, Purwanto, Kamis, 6-12-2018.

Dia mengungkapkan, sebelum deklarasi dilakukan, pihaknya telah memasang lebih dari 50 CCTV di sejumlah titik pelayanan maupun titik rahasia di kantor  DPMPTSP. ‘’Tujuannya untuk mengontrol kinerja. Sehingga peluang KKN bisa diminimalisasi,’’ ungkap Purwanto.

Deklarasi pembangunan zona integritas di kantor DPMPTSP dilakukan oleh seluruh jajaran pegawai dipimpin Purwanto. Sekretaris Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi menghadiri deklarasi mewakili Bupati Djoko Nugroho. Tidak hanya jajaran pegawai saja yang mengikuti deklarasi, ibu-ibu Dharma Wanita DPMPTSP juga turut serta.

‘’Karena di tangan istri pegawai inilah semua penghasilan suami diberikan. Saya minta ibu-ibu juga mengambil peran untuk mencegah korupsi dengan selalu menanyakan kepada suami darimana sumber uang yang diberikan. Biasanya kalau sama istri jujur, takut bohong,’’ tandas Purwanto.

Reporter : Ais
Editor : Syafik