Thursday 13th December 2018

Awak Media Belajar Nulis Feature Bersama Pertamina EP

Awak Media Belajar Nulis Feature Bersama Pertamina EP
(Legal Relations Manager Pertamina Asset 4 Sukowati Field, Muhammad Ibnu Wardana, Membuka Acara Edukasi Media,Semarang, 6-12-2018)

Semarang – Dalam menunjang kapasitas wartawan di wilayah sekitar operasi, yakni Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Pertamina Asset 4 Field Cepu mengajak sejumlah awak media dalam kegiatan Edukasi dan Media Gathering, Semarang, Kamis-Jumat, 6-7 Desember 2018

Legal Relations Manager Pertamina Asset 4 Sukowati Field, Muhammad Ibnu Wardana dalam sambutannya mengatakan, Edukasi dan Media Gathering ini sebagai bentuk menjalin hubungan baik dan sinergitas antara pihak operator Sukowati Field dengan sejumlah awak media.

“Dalam kegiatan ini kami memberi kesempatan kepada rekan media yang bertugas di sekitar lapangan operasi Field Sukowati Bojonegoro dan Tuban untuk bisa belajar bersama dalam peningkatan kapasitas,” ujarnya.

Sementara Public Relation Assisten Manager, Pertamina EP Robert Marchelino Verieza mengatakan, Pertamina EP merupakan anak perusahaan dari Pertamina Persero yang lahir pada 2005 lalu. Selama melakukan proses eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi (Migas) Pertamina EP tidak hanya mengedepankan peningkatan produksi.

Namun, lanjut dia, Pertamina sendiri memiliki tata nilai yang wajib dijalankan, yakni 6C (Clean, Confident, Commercial, Competitive, Customer Fokus, Capable). Tata nilai yang dijalankan tersebut mengantarkan Pertamina EP pada tahun 2018 ini mendapat penghargaan proper emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Proper Subroto Award.

“Pertamina EP sebagai anak perusahaan Pertamina Persero memiliki program Odor (One Day One Release). Program ini adalah untuk menambah jumlah porsi pemberitaan di media massa,” ungkapnya.

Mewakili Pertamina EP dan Asset 4 Sukowati Field, pihaknya mengimbau kepada sejumlah awak media untuk tidak segan-segan melakukan konfirmasi, verifikasi serta koordinasi jika ada informasi yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak operator. “Karena moto Pertamina sekarang selama masih melek pasti di balas,” pungkasnya.

Awak media belajar dari Pimpinan Redaksi National Geographic ( Natgeo) Indonesia, Didi Kaspi Kasim.

Sumber : Release Pertamina EP

Editor: Syafik