Thursday 13th December 2018

Pembangunan Kawasan Ekonomi Desa Perlu Dukungan Semua Pihak

Pembangunan Kawasan Ekonomi Desa Perlu Dukungan Semua Pihak
(Bupati Anna Muawanah Memberikan Pengarahan Lokakarya Jaringan Kemitraan, Partnership Room, Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa, 4-12-2018)

Bojonegoro-Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan pembangunan kawasan ekonomi desa harus mendapat dukungan semua pihak. Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro perlu untuk menyusun zonasi wilayah sesuai dengan nilai konjungtur masing-masing wilayah. Dengan zonasi dapat dibuat program sesuai dengan kondisi wilayah. Sehingga dapat mengembangkan potensi ekonomi desa agar terjadi peningkatan perekonomian masyarakat.

“Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita perbaiki, yang belum kita adakan, yang harmonis kita sinkronkan, fokus dengan yang ada” Kata Bupati Bojonegoro saat memberikan pengarahan pada lokakarya pengembangan jaringan kemitraan, program pengembangan kawasan ekonomi pedesaan di Kabupaten Bojonegoro, Selasa 4-12-2018, di Ruang Partnership, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Lantai 4.

Lokakarya yang digelar oleh Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat atau disebut 4 sekawan.

Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, Nyoman Sudana, mengatakan perlunya penyamaan persepsi tentang pengembangan kawasan pedesaan.

“4 sekawan akan mencari solusi atas permasalahan kawasan pedesaan” Kata Nyoman Sudana.

Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 33 Tahun 2018, di Bojonegoro dibagi menjadi 19 kawasan, sesuai bidang usaha unggulanya. Bidang usaha tersebut adalah bidang pertenakan/perikanan, pertanian dan transmigrasi,industri kreatif, pengelolaan makanan dan minuman.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sigit Kusharijanto menyampaikan sangat penting bagi masyarakat desa untuk mengembangkan potensinya masing-masing. Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.

“tidak mudah untuk membangun desa tanpa dukungan dari semua pihak” Kata Sigit Kushariyanto

Lokakarya ini dihadiri Bupati Bojonegoro, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Provinsi Jawa Timur, Universitas Gajah Mada, Ketua DPRD, Asisten Daerah, ISI Yogyakarta, BLK Provinsi Jawa Timur, Adm Perhutani KPH Bojonegoro, Parengan, Padangan, Ngawi, Sradan dan Cepu, BPS Kab. Bojonegoro, Kepala Bulog Bojonegoro, Camat se-Kabuoaten Bojonegoro, Pelaku dunia usaha di kabupaten Bojonegoro.

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro
Editor : Syafik