Thursday 13th December 2018

Kasus Korupsi Kades Sukosewu Dilimpahkan ke Kejaksaan Bojonegoro

Kasus Korupsi Kades Sukosewu Dilimpahkan ke Kejaksaan Bojonegoro
(Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Agus Budiarto)

Bojonegoro-Kepolisian Resort Bojonegoro melimpahkan berkas perkara dugaan kasus korupsi Dana Desa di Desa Sukosewu senilai Rp 200 juta ke Kejaksaan Negeri setempat, akhir November 2018 lalu.

Tim jaksa, telah meneliti berkas perkara kasus yang menyeret Kepala Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro ini.”Berkasnya, telah kami terima,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri Bojonegoro Agus Budiarto, Selasa 5-12-2018.

Agus Budiarto mengatakan, berkas perkara yang diterima dari Kepolisian Resort Bojonegoro, tepatnya pada 26-11-2018 lalu. Kini pihaknya telah melakukan berkas penelitiannya. Selanjutnya, segera menunjuk beberapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk persiapan persidangan. “Yas, kami tunjuk para jaksanya,” tandasnya.

Merujuk Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) batas waktu penelitian berkas selama 14 hari. Untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti oleh Kepolisian, menunggu penelitian berkas perkara pihak Kejaksaan. Jika dianggap lengkap atau p21, akan sampaikan ke Kepolisian. Selanjutnya Kepolisian melimpahkan tersangka berikut barang bukti.

Sebelumnya Kepolisian Resort Bojonegoro menahan WP atas dugaan kasus korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) tahun 2016-2018. Perempuan yang juga Kepala Desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu Bojonegoro resmi ditahan penyidik pada Jumat 16-11-2018.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resort Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dzaki Dzulqurnain penahanan dilakukan setelah penyidik menyatakan kasusnya cukup bukti. Yaitu terkait dengan kasus dugaan korupsi DD/ADD tahun 2016 – 2018.

“Baik bukti yang didapat di rumah pelaku maupun kantor desa setempat,” ujarnya pada Damarkita.com, Sabtu 17-11-2018.

Reporter : Rozikin

Editor : Sujatmiko