Thursday 13th December 2018

Jaksa Periksa Auditor, Kepala Inspektorat Bojonegoro: Kita Kooperatif

Jaksa Periksa Auditor, Kepala Inspektorat Bojonegoro: Kita Kooperatif
(Ruang Pemeriksaan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tempat Dua Orang Pegawai Inspektorat Diperiksa, Kamis, 29-11-2018)

Bojonegoro – Penyidik Kejaksaan Negeri Bojonegoro memeriksa dua orang pegawai di Kantor Inspektorat setempat, Kamis 29-11-2018. Pemerisaan ini terkait dugaan korupsi biaya audit Inspektorat Bojonegoro dari tahun 2014-2017.

Dua orang yang dimintai keterangan, yaitu mantan Sekretaris Inspektorat Bojonegoro, berinisial NK dan stafnya berinisial SH. Pemeriksaan yang dilakukan penyidik kejaksaan berlangsung tertutup pada Kamis siang ini.

Menurut Kepala Seksi Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Bojonegoro Agus Budiarto, sudah ada 40 saksi yang dimintai keterangan, dua di antaranya tengah diperiksa. Yaitu dari pejabat dan staf inspektorat, auditor juga dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan beberapa saksi ahli.

Mereka diperiksa atas saksi dugaan kasus korupsi biaya audit Inspektorat Bojonegoro. ”Hari ini dua orang yang diperiksa,” tegasnya pada Damarkita.com, Kamis 29-11-2018.

Agus Budiarto mengatakan, untuk hasil audit kerugiaan Negara belum di terima dari Badan Pemeriksa Keuangan RI. Soal waktunya belum tahu pasti kapan audit tersebut diterima Kejaksaan Bojongoro. Sedangkan untuk penetapan tersangka belum bisa dibeberkan kapan waktunya. Nantinya apakah ada tersangka tunggal atau tidak, karena masih menunggu hasil audit dari BPK RI.”Belum, kita tunggu hasil audit BPK,” paparnya.

Baca : Jaksa Geledah Kantor Inspektorat, Tersangka Nihil

Kepala Kantor Inspektorat Bojonegoro Syamsul Hadi, mengatakan publik kadang kala harus diberitahu soal istilah keuangan. Misalnya di Kantor Inspektorat itu, tidak dikenal dengan istilah biaya perjalanan dinas.

Karena, lanjut Samsul Hadi, yang muncul di publik dan kini tengah ramai dibicarakan adalah biaya perjalanan dinas. Padahal di Kantor Inspektorat, justru yang ada adalah, biaya khusus pemeriksaan/pengawasan.”Jadi, biaya yang digunakan itu untuk pemeriksaan/pengawasan,” ujarnya pada Damarkita.com, Kamis 29-11-2018.

Terkait kait dengan pemeriksaan biaya audit, menurut Syamsul Hadi, bahwa itu adalah istilah penyidik. Sedangkan mengenai dua orang auditor di inspektorat Bojonegoro yang diperiksa, tentu ini tidak masalah.”Kita kooperatif,” tandasnya.

Reporter : Tim
Editor : Sujatmiko