Thursday 13th December 2018

Produksi Minyak Bojonegoro 210 Ribu Barel Per Hari

Produksi Minyak Bojonegoro 210 Ribu Barel Per Hari
(Dave A Seta, External Relation Manager EMCL di depan Peserta Pelatihan Penulisan Feature dan Story Telling, Kaliurang, Senin, 12-11-2018)

Yogyakarta-Pemerintah terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan minyak nasional, salah satunya dengan meningkatkan jumlah produksi dari Lapangan minyak di Blok Cepu, diantaranya Lapangan minyak Banyu urip dan upaya untuk segera mengoperasikan Lapangan Kedung Keris pada akhir 2019.

Operator pengeboran minyak atau biasa disebut Kontraktor Kontrak Keja sama (KKKS) dalam hal ini Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL)  telah meningkatkan produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip hingga 210 ribu barel per hari atas persetujuan Pemerintah.  Dan jika Lapangan Kedung Keris sudah diproduksi maka produksi minyak dari Blok Cepu 220 ribu barel per hari.

External Relation Manager EMCL, Dave A Seta mengatakan hingga Agustus 2018, produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip mencapai 263 Juta barel dari 45 sumur minyak dilokasi tersebut. Untuk kandungan minyak dari Lapangan Banyu Urip diperkirakan  760 Juta barel, sementara dari Lapangan Kedung Keris diperkirakan 20 Juta barel . Selanjutnya Dave-panggilanya- menyampaikan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan oleh KKKS di Blok Cepu ini US$ 2,1 / barel, sementara biasanya dibutuhkan biaya produksi US$ 15/barel “Biaya produksi kita terendah” Kata Dave di depan Peserta Pelatihan penulisan Features/Story Telling, di Disaster Oasis Center, Kaliurang, Yogyakarta, Senin 12-11-2018.

Pada kesempatan tersebut Dave juga menyampaikan beberapa program Corporate Social Responsibility (CSR) mendapatakan penghargaan dari pemerintah pusat.

Reporter : Rozikin

Editor : Syafik