Wednesday 14th November 2018

PEPC Komitmen Pemenuhan TKDN Proyek JTB

PEPC Komitmen Pemenuhan TKDN Proyek JTB
(Konferensi Pers Direktur Utama PEPC dan Direktur Utama PT. Rekind, Gedung Patra Jasa, Jakarta,Jum'at 9-11-2018)

Jakarta-Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PEPC) Jamsaton Nababan menyampaikan bahwa nilai kontrak komulatif proyek yang dikerjakan oleh Kontraktor lokal Bojonegoro adalah 137 Milyar dan terus bertambah seiring dengan perkembangan proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) “ini salah satu bukti komitmen kami” Hal ini disampaikan oleh Jamsaton-panggilan akrabnya- dalam Press Conference di Jakarta, Jum’at, 9-11-2018.

Lebih lanjut Jamsaton yang didampingi Direktur PT. Rekayasa Industri (Rekind) selaku Lead Consortium Rekind –JGC Indonesia-JGC Corporation (RJJ), Yanuar Budinorman, menegaskan komitmennya untuk memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Proyek senilai US$ 1,547 Milyar ini, baik TKDN daerah operasi maupun tingkat Nasional, dengan mendorong dan memberi kesempatan kepada kontraktor lokal dan nasional untuk mengikuti proses pengadaan barang dan jasa sepanjang memenuhi aspek administrasi, kompetensi teknis, harga kompetitif dan delivery.

Jamston menjelaskan hingga saat ini pemenuhan TKDN dalam Proyek Gas yang dirancang memiliki kapasitas 330 MMSCFD ini, minimal 40,03 % dapat terpenuhi. Hal ini didasarkan pada testmoni dari vendor lokal Bojonegoro dan Nasional “Kami yakin pemenuhan TKDN Lokal akan terpenuhi secara maksimal” Tegas Jamsaton.

Bukti komitmen yang lain dari PEPC adalah dengan dilaksanakanya pemberdayaan masyarakat di empat kecamatan di sekitar Proyek JTB, yakni Bojonegoro yaitu Ngasem, Tambakrejo, Purwosari dan Gayam, dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Lingkungan.

Direktur Utama PT. Rekind, Yanuar Budinorman, mengatakan dalam melaksanakan Proyek Gas JTB ini benar-benar terasa ONE TEAM atau SATU PERAHU dengan pihak-pihak terkait sehingga dapat menambah keyakinan untuk dapat menyelesaikan Proyek Gas JTB ini sesuai dengan target yang disepakati “Kita yakin sesuai target” Kata Yanuar-Panggilanya-

Keyakinan yang sama juga disampaikan oleh pihak PEPC, dengan dukungan yang kuat dari pemerintah pusat dan daerah serta masyarakat, maka PEPC bisa melaksanakan Proyek JTB ini sesuai dengan target.

Proyek JTB hingga saat ini telah memasuki tahap konstruksi. EPC Gas Processing Facility (GPF) dirancang dengan kapasitas 330 MMSCFD, yang ditargetkan selesai pada Kuartal kedua (Q2) tahun 2021. Proyek JTB ini semula dirancang untuk menghasilkan sales gas sebesar 172 MMSCFD dan setelah dilakukan optimasi engineering diproyeksikan dapat menghasilkan sales gas sebesar 192 MMSCFD sehingga dapat meningkatkan penerimaan negara.

Sumber : Humas PEPC
Editor : Syafik