Wednesday 14th November 2018

Bawaslu Pertanyakan Batasan Jumlah Uang Transport

Bawaslu Pertanyakan Batasan Jumlah Uang Transport
(Mujiono, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Divisi Hukum dan Data)

Bojonegoro – Dalam kampanye pertemuan terbatas, sudah menjadi kelaziman bahwa seorang Calon Anggota Legislatif atau Caleg memberikan uang transportasi kepada peserta.  Permasalahan muncul ketika menyangkut jumlah uang transport yang dimaksud.

Dalam penjelasan Pasal 286 Undang Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, di sebutkan “materi lainnya tidak termasuk barang barang pemberian yang merupakan atribut kampanye pemilu, antara lain kaus, bendera, topi, dan atribut lainnya serta biaya atau uang makan minum peserta kampanye dan biaya transport peserta kampanye, biaya atau uang pengadaan bahan kampanye pada pertemuan terbatas atau pertemuan tatap muka dan dialog, dan hadiah lainnya berdasarkan nilai kewajaran dan kemahalan suatu daerah yang di tetapkan dengan peraturan KPU” Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Bojonegoro nilai atau jumlah yang dinilai wajar  dan masih dalam nilai kemahalan di Kabupaten Bojonegoro.

Untuk permasalahan tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro masih melakukan kajian dan meminta penjelasan kepada KPU Bojonegoro melalui surat.
Menurut Komisioner  Bawaslu, Divisi Hukum dan Data, Mujiono, lembaganya akan mengirimkan surat ke komisi Pemilihan Umum Kabupaten setempat terkait hal pemberian transport, karena seharusnya batasan jumlah ditetapkan di PKPU,  namun di PKPU juga tidak disebutkan  “Belum jelas batasan jumlahnya ”pungkasnya.

Reporter:  Rozikin
Editor: Syafik