Wednesday 14th November 2018

803 APK Melanggar Ditertibkan

803 APK Melanggar Ditertibkan
(Anggota Panwaslu Kota Blora bersama Satpol PP menertibkan alat peraga kampanye yang pemasangannya dinilai melanggar.)

BLORA- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora mulai menertibakan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye yang pemasangannya dinilai melanggar , dasarnya pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 33/2018, Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) 28/2018 dan SK Bupati No 253/543/2018dan SK KPU, Penertiban dilakukan oleh masing-masing Panwaslu di seluruh kecamatan. Tak tanggung-tanggung, jumlah APK dan bahan kampanye yang melanggar itu mencapai 803 buah. Diantaranya terdiri dari stiker, spanduk, baliho, famlet, umbul-umbul, bendera dan poster. ‘’Terhadap APK dan bahan kampanye yang melanggar telah ditertibkan’’ ujar Ketua Bawaslukab Blora Lulus Mariyonan, Senin, 5-11-2018.

APK dan bahan kampanye itu ditertibkan antara lain karena dipasang di lokasi terlarang. Seperti menempel dan dipaku di pohon, di tempel di tempat ibadah, pendidikan, fasilitas umum, di jembatan dan di dekat perempatan lalulintas. ‘’Yang paling banyak poster karena dipaku di pohon,’’ tandasnya.

Dalam SK Bupati Nomor 253/543/2018 tentang Penetapan Lokasi Kampanye dan Lokasi yang dilarang untuk pemasangan APK Pemilu 2019 ada 13 titik lokasi yang dilarang. Hal itu sama dengan SK KPU Nomor 44/HK.03.1-kpt/3316/KPU-Kab/IX/2018.

Lulus Mariyonan menambahkan, fokus pengawasan APK terkait dengan jumlah, ukuran dan larangan pemasangan. Untuk jumlah dan ukuran sudah diatur dalam PKPU tentang kampanye. Baliho dan spanduk nantinya difasilitasi oleh KPU dan partai politik bisa menambah sendiri, lima baliho di setiap desa/kelurahan dan spanduk 10 buah untuk setiap parpol. ‘’Untuk baliho dan spanduk yang dipasang dan tidak melanggar masih dibiarkan, namun dihitung penambahan, karena hingga saat ini APK yang difasilitasi KPU belum dicetak,’’ kata Lulus.

Menurutnya, sejumlah APK sebelum ditertibkan Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) bersama Satpol PP, masing-masing parpol dan caleg ada yang sudah menertibkan sendiri. Karena sebelumnya memang sudah diberikan surat himbauan agar parpol bisa menertibkan sendiri. Khusus baliho dan spanduk tambahan adalah untuk parpol. Sehingga jika ada caleg yang memasang maka akan dihitung dari parpol yang bersangkutan. ‘’Parpol dan caleg dalam memasang APK dan menyebarkan bahan kampanye harus taat aturan.’’ tegas Lulus Mariyonan.

Reporter : Ais
Editor : Syafik