Wednesday 14th November 2018

KUA PPAS 2019 Dibahas Ulang, Proyeksi Pendapatan Bojonegoro 5 Triliun Lebih

KUA PPAS 2019 Dibahas Ulang, Proyeksi Pendapatan Bojonegoro 5 Triliun Lebih
(Suasana Ruang Paripurna sebelum Rapat Badan Anggaran, DPRD Bojonegoro, 5-11-2018)

Bojonegoro-Menyusul kenaikan Dana Bagi Hasil (DBH), untuk Kabupaten Bojonegoro baik dari pajak dan Sumber Daya Alam termasuk Migas, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar pembahasan ulang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara atau KUA PPAS untuk tahun anggaran 2019, Senin 5-11-2019, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bojonegoro.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro , Hery Sujarwo, kenaikan DBH Migas untuk Kabupaten Bojonegoro disebabkan produksi minyak di Blok Cepu melebihi dari target, yang kedua harga minyak dunia tinggi di atas 70 Dollar Amerika per barrel, dan terkahir karena nilai tukar rupiah atas dollar yang mencapai 15 Ribu Rupiah Per Dollar. Dan untuk tahun 2019 Pemerintah Pusat menetapkan DBH Migas Bojonegoro 2,6 Triliun ditambah DBH dari pajak dan lain-lain total DBH untuk Kabupaten Bojonegoro mencapai 2,9 Triliun. Namun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memasang angka 70% dari DBH Migas, alasanya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan besaran DBH, agar tidak terjadi gagal bayar bayar proyek seperti tahun-tahun sebelumnya “ini nilai aman” Kata Pria berkaca mata ini.

Sementara itu anggota Badan Anggaran DPRD Bojonegoro, Lasuri, mengatakan bahwa selain adanya kenaikan DBH Migas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mendapatkan transfer dana dari pemerintah pusat sebesar 500 Milyar Rupiah untuk pembayaran DBH Migas triwulan IV tahun 2018 “setelah saya tanya, baru disampaikan oleh pemerintah” Kata Politisi asal Kecamatan Baureno.

Lasuri menambahkan Pemerintah kabupaten mengusulkan besaran pendapatan setelah ada kenaikan DBH Migas dalam KUA PPAS adalah sebesar 4,63 Triliun, jika ditambah dengan pendapatan DBH Migas triwulan Ke IV sebesar 500 Miliyar maka proyeksi pendapatan dalam anggaran tahun 2019 adalah sebesar 5,13 Triliun Rupiah. Namun Lasuri mengatakan untuk DBH Migas tahun 2018, masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dimasukan dalam APBD 2019 atau dalam Perubahan APBD tahun 2019 “Pak Sekda saya minta lapor Bupati dulu” Kata Lasuri.

Reporter : Tim
Editor : Syafik