Wednesday 14th November 2018

Bojonegoro Expo di Go Fun, DPRD Akan Panggil Dindag

Bojonegoro Expo di Go Fun, DPRD Akan Panggil Dindag
(Wahana Wisata Go Fun, Lokasi Bojonegoro Expo 2018, Jalan Veteran Bojonegoro)

Bojonegoro- Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro dijadwalkan akan memanggil Dinas Perdaganan (Dindag) Bojonegoro. Materinya terkait pelaksanaan Bojonegoro Expo yang digelar di Go Fun dari sebelumnya di halaman Stadion Letjen Soedirman. “Ya mas kita akan evaluasi pelaksanaan expo, ujar Sekretaris Komisi B (Ekonomi dan Pendapatan) DPRD Bojonegoro, Lasuri pada Damarkita.com, Jumat 2-11-2018.

Lasuri melanjutkan, pihaknya akan meminta keterangan dan memberikan masukan. “Akan meminta keterangan (Dinas Perdagangan), Imbuh politisi dari Partai Amanat Nasional ini.

Sebelumnya Lasuri mengatakan, terkait Bojonegoro expo di Go Fun, pihaknya melihat yang menjadi perhatian tidak hanya soal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi juga keuntungan bagi sebanyak-banyaknya element masyarakat. Seperti para pemuda dan para PKL seperti saat expo dilaksanakan di halaman Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro “Meski diperhatikan elemen masyarakat yang lain” katanya.

Penegasan Lasuri ini merespon warga sekitar Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro mengaku kecewa setelah pelaksanaan Bojonegoro Expo 2018 digelar di Go Fun. Padahal, pasar rakyat itu selama beberapa kali pelaksanaannya digelar antara di Alon-alon atau juga di Stadion Letjen Bojonegoro.”Warga meringis, tak dapat pemasukan,” ujar warga Desa Campurejo, Bojonegoro. Dedy Bachtiar para Damarkita.com, Kamis 1-11-2018.

Baca : Bojonegoro Expo Pindah ke Go Fun, Warga Sekitar Stadion Meringis

Dedy mencontohkan, dengan dipindahkannya acara expo, warga banyak kehilangan pemasukan. Di antaranya seperti pemasukan parkir dimana acara kegiatan ini, minima Rp 3-3,5 juta perhari. Itupun untuk lahan terbatas yang dikelola Karang Taruna Caampurejo bagian timur. Kemudian, pemasukan lain, seperti warung-warung kaki lima, tempat kos bagi pedagang yang ikut pameran. “Pokoknya ekonomi rakyat jadi meredup,” tandas Wali Amanah Desa Campurejo, tersebut.

Atas masalah ini pihaknya bersama warga Campurejo akan mengadu ke DPRD Bojonegoro. Terutama terkait dengan pelaksanaan Bojonegoro Expo yang tidak lagi di Stadion Letjen Soedirman.”Kita akan mengadu ke DPRD,” tandasnya pada Damarkita.com, Jumat 2-11-2018.

Reporter : Syafik
Editor : Sujatmiko