Wednesday 14th November 2018

Tak Ada Dana, NPC Blora Terancam Tak Ikut Peparprov

Tak Ada Dana, NPC Blora Terancam Tak Ikut Peparprov
(Ketua NPC Blora, Sriyono Abdul Qohar)

BLORA- Para atlet National Paralympic Committee (NPC) Blora berpeluang meraih medali emas di event Paralympic Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah, yakni event olahraga yang akan diikuti para atlet difabel dari seluruh kabupaten dan kota di Jateng, diantaranya dari cabang atletik dan panjat tebing. Namun hal tersebut terancam gagal. Penyebabnya, NPC Blora tidak mempunyai dana untuk memberangkatkan atletnya berlaga di Peparprov Jateng yang akan berlangsung di Solo, 13-16 November.

Ketua NPC Blora, Sriyono Abdul Qohar, mengemukakan, hingga kini anggaran untuk keberangkatan dan akomodasi atlet di Peparprov masih belum ada. Dia mengungkapkan beberapa pekan lalu pihaknya melakukan pertemuan dengan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora). Namun pertemuan untuk membahas pendanaan Peparprov itu tidak mendapatkan titik temu. Anggaran yang seharusnya dapat dianggarkan pada APBD Perubahan Blora 2018 tidak dapat dianggarkan karena anggaranya sudah berjalan. Selanjutnya pihaknya diarahkan utnuk meminta anggaran ke Dinas Sosial “Kami bingung, pelaksaan semakin dekat, anggaran belum ada” ujarnya, Rabu, 31-10-2018.

Dia mengakui, ketiadaan anggaran menyebabkan pula persiapan para atlet NPC Blora terganggu. Menurutnya, atlet saat ini tidak bisa berlatih secara maksimal karena ketiadaan dana tersebut. NPC Blora sendiri menurut rencana akan memberangkatkan sebanyak 17 orang atlet untuk berlaga di multievent olahraga empat tahunan tersebut. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 50 juta. ‘’Itu untuk akomodasi saja selama pelaksanaan, belum termasuk bonus atlet berprestasi,’’ tutur Sriyono yang juga pengurus Difabel Blora Mustika (DBM)

Dia berharap agar permalasahan anggaran tersebut bisa segera terselesaikan sehingga NPC Blora bisa ikut berlaga di Peparprov. ‘’Kalau memang belum ada kejelasan, nanti kami akan langsung bertemu Bupati untuk minta anggaran,’’ ujar Sriyono yang dilantik menjadi ketua NPC Blora periode pertama 2018-2023, 28 Agustus 2018. Pelantikan digelar di ruang pertemuan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora dan dihadiri Bupati Djoko Nugroho.

Menyikapi permasalahan belum jelasnya anggaran tersebut, Kepala Dinporabudpar Blora, H Kunto Aji, menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat untuk membahasnya. ‘’Besok pagi (hari ini, red) di kantor Dinporabudpar jam 9.00 wib, kami rapat membahas permasalahan tersebut,’’ tandasnya.

Reporter : Ais
Editor : Syafik