Wednesday 14th November 2018

Pidato Sumpah Pemuda, Bupati Anna Singgung Narkoba

Pidato Sumpah Pemuda, Bupati Anna Singgung Narkoba
(Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah memimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda di Alon-alon Kota Bojonegoro Senin 29-10-2018. Foto. dok. Pemkab Bojonegoro)

 

Bojonegoro- Bupati Bojonegoro Anna Muawanah memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda ke 90 yang digelar di Alon-alon Kota Bojonegoro Senin 29-10-2018. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forpimda), organisasi kepemudaan dan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas dilibatkan di acara ini.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Dalam pidatonya disebutkan, kita berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928. Para pemuda mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda. Tujuannya membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini.”Kita berhutang budi ke pemuda,” ujarnya dalam pidatonya, Senin pagi.

Tema hari Sumpah Pemuda diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan. Yaitu melahirkan generasi muda yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan manfaat sehingga bisa meningkatkan kapasitas pengetahuan dan pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun pada sisi lain bisa memberikan dampak negatif, dimana bisa memberikan atau menerima informasi yang bersifat destruktif. Mulai dari hoax, hate spech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme.

Revolusi mental, yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, lanjut Bupati Anna, amat relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Pemuda maju adalah pemuda yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Sehingga perlu adanya percepatan dalam mendorong pemuda menjadi lebih maju.”Agar bangsa kita menghasilkan bangsa yang hebat.”

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar. Yaitu pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Tk.I, dan DPRD Tk.II. Untuk itu perlu peran dan tanggung jawab para pemuda dalam menyukseskan proses pemilu.

Menurutnya, dulu pemuda generasi dulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Maka tugas pemuda saat ini, harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia. Yaitu demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.
“Wahai Pemuda, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia”,” papar Bupati Anna menutup pidatonya.

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro
Editor : Sujatmiko