Wednesday 14th November 2018

Parade Drumband Ditunda, Peserta Keliling Desa

Parade Drumband Ditunda, Peserta Keliling Desa
(salah satu peserta parade drumband SDN Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, yang memilih keliling desa, setelah Parade Drumband dalam rangkka Hari Jadi Bojonegoro ke 341 dibatalkan panitia, Sabtu 27-10-2018, Foto Abdus Syafif, Damarkita.com)

Bojonegoro- Beberapa group drumband sekolah dasar di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, terpaksa menggelar parade sendiri, Sabtu 27-10-2018. Setelah adanya penundaan pelaksanaan Parade Drumband dari Panitia.

Informasi pembatalan parade drumband ini berawal dari beredarnya informasi di Grup Facebook “Media Bojonegoro.” Isinya tentang kekecewaan masyarakat terkait penundaan PDTSD yang digelar memperingati Hari Jadi Bojonegoro 341 yang digelar Sabtu 27-10-2018.

Status pembatalan awalnya ditulis oleh akun Ny. Rollies Simbolon,  “Ternyata masih banyak yang belum tahu kalau drumband hari ini dibatalkan.  Nyatanya masih banyak para orang tua yang antre di Salon.  Menunggu anaknya untuk dirias. Persiapan drumband. Kebangetan tenan. Mesakne aku delok,” Status yang dishare pada pukul 07.15, Sabtu,  28-10-2018,  mendapatkan ratusan komentar.  Misalnya dari akun Affan pa’e Lazu Ahmad,  berkomentar “Ya Allah…Kalau kerugian uang sewa mobil,rias,dll mungkin tdk seberapa, tapi mental anak drop karena kecewa akan dia bawa sepanjang hidup… Kasihan mereka,” ujarnya dalam status tersebut.

Kepala Seksi Kurikulum,  Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Sukarni,  menjelaskaan penyelenggara PDTSD adalah Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO)  SD. Menurut laporan panitia sudah siap 100 persen,  tetapi dalam rapat pimpinan dan panitia memutuskan untuk menunda pelaksanaanya sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sukarni sendiri mengaku tidak mengikuti rapat panitia karena sedang mengikuti Rapat Koordinasi (RAKOR) Pendidikan di Surabaya. “Kita sudah sampaikan permintaan maaf ke peserta,” kata Pak Karni, panggilannya.

Atas masalah ini Karni mengarahkan pada para Kepala Sekolah SD untuk tetap melakukan kegiatan lain  di masing-masing wilayah. Dan dari laporan yang masuk ke dirinya  beberapa SD menggelar drumband dengan berkeliling desa. Salah satu di antaranya  di SDN Sumber gede, Kecamatan Kepohbaru.

 

Salah satu guru pendamping drumband di Sugihwaras,  menyatakan kekecewaannya. Alasannya  karena semua sudah dipersiapkan. Mulai kendaraan,  catering, rias dan lain-lain “Ya kecewa mas,” ujar guru yang tak mau disebut namanya itu.

 

Reporter    : Syafik

Editorial    : Sujatmiko