Wednesday 14th November 2018

Hari Santri 2018
Ya Lal Wathon Bergema di Pendopo Malowopati Bojonegoro

Hari Santri 2018 <br> Ya Lal Wathon Bergema di Pendopo Malowopati Bojonegoro
(Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah didampingi Kepala Disbudpar, Kepala kantor Kementrian Agama dan Ketua Syuriah PCNU Bojonegoro, Dalam Lomba Paduan Suara Lagu Syubhanul Waton, Pendopo Malowopati, Rabu 17-10-2018)

Bojonegoro – Mulai pagi hari, Rabu 17-10-2018, di Pendopo Malowapati bergema lantunan Mars Syubhanul Waton yang artinya pemuda cinta tanah air, yang dinyanyikan oleh para peserta lomba paduan suara mars Syubhanul Wathon untuk memperingati Hari Santri tahun 2018. 29 kelompok paduan suara yang semuanya dari Kalangan Nahdhatul Ulama (NU) ini, secara bergantian menampilkan nyanyian terbaik  karya KH. Wahab Chasbullah tersebut, yang diakhiri dengan yel-yel kelompoknya masing-masing.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah mengatakan bahwa Mars Syubanul Wathon dulunya berbahasa arab dan sudah digubah dalam bahasa Indonesia ini adalah lagu untuk memanggil para pemuda untuk berjihad melawan penjajah. Dan dalam konteks kekinian para pemuda  dan pemudi dari pesantren atau biasa disebut Santri harus berada di semua bidang agar Indonesia tidak kekurang sumber daya manusia khususnya di Bojonegoro “Santri harus menyebar di semua bidang” Kata Bupati Anna Muawanah dalam sambutanya ketika membuka lomba paduan suara yang diikuti 627 orang dalam 29 Kelompok ini.

Lomba yang juga dihadiri oleh Ketua Syuriah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, KH. Maimun Syafii, Kepala Kantor Kementrian Agama, Syamsuri dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Amir Syahid ini, memperebutkan tropy dan uang pembinaan juara 1 mendapatkan Rp.1.500.000 juara 2 Rp.1.000.000 dan juara 3 sebesar Rp. 750.000.

Berikut lirik dari Mars Syubhanul Wathon atau biasa di kenal dengan Ya Lal Wathon;

,يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن, حُبُّ الْوَطَن مِنَ الْإِيْمَان

وَلَا تَكُنْ مِنَ الْحِرْمَان, اِنْهَضُوْا أَهْلَ الْوَطَن

إِنْدُونَيْسيَا بِيْلَادِيْ, أَنْتَ عُنْوَانُ الْفَخَامَا

كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْمَا, طَامِحًا يَلْقَ حِمَامَا

“Pusaka hati wahai tanah airku, Cintamu dalam imanku

Jangan halangkan nasibmu, Bangkitlah, hai bangsaku!

Indonesia negriku, Engkau Panji Martabatku

S’yapa datang mengancammu, ‘Kan binasa dibawah dulimu!”

Dari penilaian dewan juri, untuk Lomba Paduan Suara Lagu Syubhanul Wathon dalam rangka hari santri tahun 2018 adalah sebagai berikut;

  1. Juara 1, Kelompok Paduan Suara SMA Al Fatimah Bojonegoro dengan jumlah nilai 758
  2. Juara 2, Kelompok Paduan Suara IAI Sunan Giri dengan  nilai 742
  3. Juara 3, Kelompok Paduan Suara Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Kanor dengan  nilai 735

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro

Editor : Syafik