Wednesday 14th November 2018

Bule Beli Topi Pelepah Pisang Produksi Bojonegoro

Bule Beli Topi Pelepah Pisang Produksi Bojonegoro
(Pasangan dari Prancis, Membeli Topi dari Pelepah Pisang, Amazing Bali 2018, Minggu 14-10-2018)

Bojonegoro-Seperti yang disampaikan oleh Koordinator Bidang Pameran Dewan Pimipinan Cabang (DPC) Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (AKURINDO) Bojonegoro, Sahri Romdoni, para pengunjung stand pameran DPC AKURINDO Bojonegoro di Pameran Internasional “Amazing Bali 2018” tertarik dengan produk-produk dari Bojonegoro, khususnya produk-produk dari bahan-bahan limbah seperti dari bambu yang dibuat untuk cangkir, atau limbah kayu yang dibuat menjadi patung sapi, ada juga dari limbah pelepah pisang yang dibuat menjadi topi dan juga dibuat lukisan  Seperti pasangan warga negara asing atau biasa disebut Bule dari Prancis,Aimery dan Lenova, tertarik dan membeli topi dari pelepah pisang “ya ada bule prancis beli topi dari pelepah pisang” Kata Slank-panggilan akrabnya-melalui Whatsapp, Minggu 14-10-2018.

Masih menurut Slank, dalam pameran yang telah berakhir hari ini, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP ) AKURINDO, Emir Moeis, membeli patung sapi dari limbah kayu jati. Dan juga warga lokal bali yang punya toko handy craft di Bali tertarik dan membeli cangkir dari bambu “Alhamdulilah bisa ikut pameran ini” Kata Slank yang sedang persiapan untuk kembali ke Bojonegoro.

Meski tidak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, DPC Akurindo dapat mengikuti pameran sampai selesai, karena ini bukti kreatifitas Rakyat Bojonegoro yang bertekad untuk mengembangkan UMKM agar dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia “Ra masalah leh, yang penting usaha rakyat Bojonegoro dapat berkembang” Pungkas Slank

Pihak DPC AKURINDO berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lebih diperhatikan, khusunya ketika pameran seperti ini, karena ini peluang pemasaran untuk mengangkat ekonomi kreatif rakyat, selain itu dengan semakin berkembangnya industri pariwisat di Bojonegoro, produk kreatif semakin berpeluang untuk ikut berkembang, seperti di Bali dan Jogjakarta dan daerah wisata lainya.

Sumber : Bidang Pameran DPC Akurindo Bojonegoro
Editor : Syafik