Thursday 18th October 2018

Warga Samin Latihan bikin Batik Udheng

Warga Samin Latihan bikin Batik Udheng
(Donny Bayu Setiawan Anggota DPRD Bojonegoro,Bersama Peserta Pelatihan Pembuatan Batik Udheng, Margomulyo, Rabu, 10-10-2018)

Bojonegoro-Sebanyak 70 warga Samin mengikuti pelatihan membuat kain batik udheng (penutup kepala) di Balai Desa/Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Rabu 10 Oktober 2018. Udheng selama ini dikenal sebagai salah satu pakaian para sedulur sikep (sebutan penganut Samin).

Pelatihan membuat kain batik udheng ini, difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bojonegoro. Kemudian DPRD Bojonegoro dan Kantor Kecamatan Margomulyo. Sebagian besar peserta pelatihan adalah warga Dusun Jepang, Desa Margomulyo—tempat dimana warga Samin, bertempat tinggal.

Menurut Donny Bayu Setiawan, kegiatan sengaja diselenggarakan di Desa Margomulyo. Karena di desa tersebut terdapat masyarakat Samin yg terkenal dng budaya lokal yg luhur.  Juga adanya Mbah Hardjo Kardi, 84 tahun,  tokoh penganut Samin yang masih konsisten dengan ajarannya. “Mbah Hardjo Kardi itu banyak dikunjungi banyak orang karena ketokohannya,” ujarnya pada Damarkita.com, Kamis 11 Oktober 2018.

Dia menambahkan, sejumlah tokoh nasional baik dalam maupun luar negeri datang ke rumahnya di Dusun Jepang, Desa Margomulyo.  Ada juga peneliti, serta budayawan yang masih konsisten dengan budaya dan pariwisata. “Tentu kita hormati beliau,” imbuhnya.

Dengan realitas itu, ada peluang ke depan untuk memajukan desa ini. Di antaranya dengan membuat souvenir, di antaranya kain batik udheng dan lainnya. Dengan demikian, para wisatawan bisa masuk ke Margomulyo, untuk memberikan efek positif ekonomi di masyarakat.

Langkah ke depan, lanjut Donny, akan ada rencana membangun Museum Samin. Isinya bermacam ragam. Misalnya, bisa bercerita tentang siapa sosok Samin Surosentiko alias Raden Kohar—pendiri ajaran Samin. Dan tentu saja, juga sosok Mbah Hardjo Kardi dan silsilah keturunan Samin di Kabupaten Bojonegoro, juga Blora dan sekitarnya. “Kita berharap ini bisa terealisasi,” tandasnya.

Lebih dari itu, kedepan ada rencana membangun Museum Samin, sehingga menegaskan Margomulyo sebagai desa wisata budaya. Dan masyarakat Harus bersiap dengan itu, salah satunya dengan membuat kegiatan seperti itu.

Sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro Elzadeba Agustina mengatakan, pentingnya meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. Di antaranya dengan menghidupkan sektor industri rumahan, seperti kerajinan. “Itu sangat penting, agar ekonomi rakyat bergerak,” paparnya.

Reporter : Sunandar

Editor : Sujatmiko