Thursday 18th October 2018

Tidak Sesuai Peraturan KPU,Kampanye Bisa di Bubarkan

Tidak Sesuai Peraturan KPU,Kampanye Bisa di Bubarkan
(Kantor KPU Bojonegoro/Sumber Fb Kpu Bojonegoro)

Bojonegoro – Hingga 8 Oktober 2018, dari 16 Partai Politik di Bojonegoro baru 4 Partai Politik yang mengirimkan Pelaksana Kampanye Ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, padahal seharusnya sesuai dengan Peraturan KPU nomor 23 tahun 2018, tentang kampanye pemilu, Pelaksana Kampanye harus diserahkan H-1 sebelum dimulainya Masa Kampanye yang sudah ditetapkan oleh KPU Republik Indonesia yakni tanggal 23 September 2018.

Sesuai data yang di peroleh redaksi damarkita.com, 4 Partai politik yang sudah mengirimkan pelaksana Kampanye adalah Partai Demokrasi Indonesia Perrjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem, untuk Kampanye Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten atau Kota. Sementara itu untuk desain alat peraga kampanye baru 4 partai politik yang menyerahkan yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS dan Partai Hanura.

Menurut Komisioner KPU Bojonegoro, Mustofirin, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) nomor 23 Tahun 2018, jika Partai Politik atau peserta pemilu tidak menyerahkan Pelaksana Kampanye dan melakukan kampanye maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kepolisian dapat memberikan sanksi sesuai ketentuan “Konsekwensinya dapat dibubarkan pada saat kampanye” Kata Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bojonegoro ini.

Ketua Partai Nasdem Bojonegoro, Alkham M. Ubey, mengatakan pihaknya berusaha menjadi partai yang taat aturan sehingga sesuai jadwal yang ditentukan KPU, Partai Nasdem sudah mengirimkan pelaksana Kampanye “Jadwal dan Pelaksana Kampanye kan Wajib” Kata Alkham M Ubey

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI P, Donny Bayu Setiyawan, mengatakan PDI Perjuangan sudah mengirimkan Pelaksana Kampanye,beberapa waktu setelah Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pelaksana kampanye sudah kami kirimkan.Prinsipnya, PDI Perjuangan ingin melaksanakan Pemilu ini dengan taat asas dan taat aturan. Sebab semangatnya adalah mewujudkan pemilu yang bermartabat “maka kami taat azas meskipun sifatnya administratif” Kata Donny –panggilan akrabnya-

Ketua DPC Partai Gerinda, Budiono mengaku pihaknya sudah memerintakan sekretariat untuk mengirimkan “Katanya sudah beres, coba nanti saya ceknya” Kata Budiono

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Bojonegoro saat di hubungi melalui WatsApp, tidak menjawab.

Ketua DPC Partai Persatuan Pembanguan (PPP) Choirul Anam mengatakan belum mengetahui dengan pasti untuk itu pihaknya segera mengkonfirmasi ke staff terlebih dahulu “bentar tak konfirmasi ke staff” pungkasnya melalui pesan WatsApp

Reporter : Rozikin
Editor : Syafik