Thursday 13th December 2018

Bandander Awali Hari Jadi Bojonegoro

Bandander Awali Hari Jadi Bojonegoro
(Jadwal Kegiatan Hari Jadi Kota Bojonegoro 341)

Bojonegoro-Memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341, digelar pelbagai kegiatan selama tiga bulan yang dibuka pada Senin 8 Oktober 2018. Diawali dari Festival Bengawan Solo, dengan acara puncak “Grebeg Berkah Jonegaran”.
Kegiatan peringatan HJB ke-341 sudah berjalan mulai Senin, hari ini. Diawali dari lomba menulis sejarah Bojonegoro atau “Bandander”. “Pembukaan mulai hari ini,” ujarnya Ketua Panitia HJB ke-341 Pemkab Bojonegoro Dandy Suprayitno pada Damarkita.com Senin 8 Oktober 2018.

Dandy menjelaskan lomba menulis sejarah “Bandader” merupakan hasil penelusuran panitia. Bahwa daerahnya memiliki ikatan kuat dengan Kerajaan Mapapahit. Di dalam ceritera yang berkembang bahwa Raden Wijaya, juga Patih Gajahmada, pernah singgah di Desa Dander, Kecamatan Dander. Penulisan sejarah ini juga menggali kemungkinan ada kisah lain. Misalnya, soal cikal bakal Bojonegoro yang lebih benar. Lomba menulis sejarah “Bandander” itu terbuka untuk umum.

Di dalam HJB ke-341, lanjut dia, juga tetap digelar Festival Bengawan Solo, namun panitia masih mempertimbangkan debit air sungai terpanjang di Jawa itu. Dengan demikian, kalau memang debit air sungai terpanjang di Jawa itu mencukupi maka parade perahu hias Bengawan Solo digelar mulai Bendung Gerak Kecamatan Kalitidu, sampai di Taman Bengawan Solo (TBS) di Kecamatan Kota.” Kalau debit air Bengawan Solo kurang, pelaksanaan parade perahu cukup di TBS dan sekitarnya,” ucapnya.

Selain itu, untuk memperingati HJB ke-341 juga digelar kegiatan Festival dan Pameran Burung Berkicau Bupati Cup II di Go Fun, pada 7 Oktober. Lainnya, pawai budaya pada 12-14 Oktober, “Tour De Bojonegoro” 4 November, Geopark Nasional pada 24-25 Nopember dengan agenda utama lomba memahat patung di Gunung Kapur di Kecamatan Baureno.

Duta batik pada 10 Nopember, dan akan ditutup dengan pergelaran seni pada akhir tahun pada 31 Desember dengan menggelar, di antaranya, pertunjukkan Wayang Thengul. “Acara puncak tetap Grebeg Berkah Bojonegoro, pada 19 Oktober,” ucapnya menegaskan.

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro
Editor : Sujatmiko