Thursday 18th October 2018

Tjah Angon Penemu Kopi dari Biji Secang

Tjah Angon Penemu Kopi dari Biji Secang
(Tawwabur Rokhim (Sebelah kanan) bersama Sahri Romdoni, DPC Akurindo Bojonegoro, Ireng Blez Coffe, Jln Panglima Polim Bojonegoro, Minggu 7-10-2018)

Bojonegoro- Ketekunan pemuda yang bernama lengkap Muhammad Tawwabur Rokhim untuk membuat biji tanaman Secang untuk dijadikan kopi akhirnya terbayar. Tawwab-begitu biasa dipanggil- setelah satu tahun meneliti kandungan biji secang akhirnya menemukan cara untuk membuat biji tanaman yang bernama latin Caesalpinia sappan menjadi kopi. Pasalnya biasanya masyarakat hanya memanfaatkan batang tanaman sepang ini untuk membuat wedang secang, wedang uwuh, atau memandikan bayi untuk mendapatkan rasa hangat “”Rasanya pahit dan kandungannya bermanfaat untuk kesehatan seperti menyembuhkan masuk angin, kencing manis atau diabetes dan mencegah kelumpuhan,” kata Tawwab ketika ditemui di Ireng Blez Café di Jalan Panglima Polim Bojonegoro saat bersama salah satu pengurus dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (DPC Akurindo) Bojonegoro, Sahri Romdhoni.

Tawwab yang menggunakan akun facebook tjah angon sang proklamator ini, memilih tanaman secang sebagai bahan untuk membuat kopi, karena selain tanamannya diyakini punya nilai kesehatan ini juga untuk pemberdayaan masyarakat sekitar hutan dengan meningkatkan taraf ekonomi dari tanaman yang tumbuh liar ini “juga untuk pemberdayaan” Kata pria asal Bungkal, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ini.

(Contoh Produk Hasil Karya Tawwab dan Para Pemuda Bungkal, Balen Bojonegoro)

Pria berusia 30 tahun ini mengakui, pekerjaan mengolah biji secang ini tidak diolahnya sendirian. Ia mengajak sejumlah anak-anak muda di kampungnya untuk mengolah biji secang menjadi kopi yang sedap dinikmati. Mulai dari penyediaan bahan baku juga pemasaran produk tanaman secang. “Biji dan kayu saya titip ke anak-anak muda yang mencari kayu di hutan.” Setelah ditumbuk menjadi kopi, ia mengemasnya dan menggunakan branding Tjah Angon, sesuai julukannya selama ini. Selain produksi kopi secang, Tawwab juga membuat minuman herbal atau jamu yang ramuannya didapatkan dari para leluhur.

Kreatifitas Tjah Angon ini tidak hanya membuat kopi dan jamu, namun juga membuat assesoris dari bahan-bahan sisa alam, seperti kayu secang, galih pohon kelor dan limbah-limbah yang lain. Bahan-bahan limbah dijadikan Gelang, tasbih, dompet HP, dan asseris lainya. Selain produk tersebut Tawwab memanfaatkan limbah kayu jati untuk membuat produk industri Craft, mebel, Meja, Kaligrafi, Pigura, piala, Plakat/vandel “pemasaranya sudah sampai luar jawa” Kata Owner dari Arrozaq Souvenir ini.

Reporter : Tim
Editor : Syafik