Thursday 13th December 2018

Doa Bersama Untuk Korban Gempa Bumi Sulteng

Doa Bersama Untuk Korban Gempa Bumi  Sulteng
(Guru dan Siswa SMPN 1 Bojonegoro Gelar Doa Bersama Untuk Korban Gempa Bumi di Sulteng,Halaman SMPN 1 Sabtu 6-10-2018)

Bojonegoro – Ratusan Pelajar dan Guru di SMP Negeri 1 Bojonegoro menggelar Sholat ghaib, dzikir, tausiyah, do’a bersama dan penggalangan dana untuk korban gempa dan sunami Palu, Donggala dan sigi Sulawesi Tengah pada Sabtu 06-10-2018 di mulai pukul 06.00 – 08.30 berlangsung di halaman Sekolah setempat.

Acara di mulai dengan menggelar sholat ghaib secara berjamaah dilanjutkan dzikir bersama, mendengarkan tausiyah serta doa’a bersama dan di tutup dengan penggalangan dana bantuan untuk korban gempa dan sunami seihlasnya terhadap siswa dan guru, dari pantauan di lapangan ada yang memberikan bantuan 2 ribuan hingga 100 ribu rupiah”semoga beban para korban gempa bisa bisa sedikit ringan dengan bantuan kita” ujar salah satu siswa sembari meninggalkan lokasi acara.

Menurut Kepala SMP Negeri 1 Bojonegoro Lasiran, Acara di gelar dalam rangka Pray For The Disaster Victim Of Palu, Donggala dan Sigi dengan tujuan sebagai pembelajaran konstektual perwujudan dari rasa empati anak anak terhadap saudara saudara kita yang hari ini dan satu minggu yang lalu terkena musibah bencana Gempa bumi, sunami serta tanah menjadi lumpur yang menalan banyak korban, semoga para korban yang meninggal dunia di ampuni dosanya dan di terima segala amal baiknya “ini adalah bentuk dari rasa empati anak anak terhadap para korban” pungkasnya.

Masih menurut pria yang pernah menjadi Kepala SMP Negeri 2 Bojonegoro ini, bagi korban yang masih hidup semoga di teguhkan imannya dan untuk terus menjalankan hidup dan semoga tanggap darurat ini bisa cepat selesai, dan dengan adanya penggalangan dana semoga mampu meringankan beban para korban yang ada di 3 kabupaten sulawesi tengah tersebut “penggalangan dana hari ini di lakukan secara spontanitas, dan kita akan melibatkan orang tua siswa jika berkenan” pungkasnya dengan nada dan mimik wajah sedih berbela sungkawa.

Reporter : Rozikin
Editor : Syafik