Tuesday 11th December 2018

Lagi, Warga Sekaran Kirim Bantuan ke Bencana Sulteng

Lagi, Warga Sekaran Kirim Bantuan ke Bencana Sulteng
(Bupati Fadeli Memberangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sulawesi Selatan, Selasa 2-10-2018)

Lamongan-Simpati atas bencana gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, masih terus mengalir. Kali ini bantuan datang dari warga desa dan lembaga pendidikan di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

Bantuan dari pelbagai barang, dikumpulkan di Kantor Kepolisian Sektor Sekaran, Kabupaten Lamongan, hingga Rabu petang 3 Oktober 2018. Sebagian bantuan juga dikirim ke Kantor Kecamatan Sekaran, untuk kemudian dijadikan satu. “Bantuan banyak mengalir dari warga,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Sekaran, Ajun Komisaris Polisi Anggono Jaya pada Damarkita.com, Rabu, kemarin.

Menurut Anggono Jaya, warga mengirim bantuan melalu pemerintah desa dan lembaga pendidikan. Kegiatan penghimpunan bantuan di Kantor Kecamatan sudah berlangsung Senin dan Selasa 1-2 Oktober 2018, dan sudah didistribukan. Karenanya, bantuan ditampung dan kemudian mengirimkan bantuan yang terkumpul tersebut ke Markas Kepolisian Resort Lamongan.

Bantuan yang terkumpul dari masyarakat dan lembaga pendidikan di Kecamatan Sekaran yaitu SMPN dan SMAN Sekaran. Isinya berupa mie instan, air mineral, sembako, pakaian layak pakai dan selimut. Bantuan tersebut dimuat dua mobil bak terbuka (pick up). Tampak kesibukan Kapolsek bersama anggota dibantu para siswa SMP dan SMAN menaikkan bantuan dari Kantor Kepolisian Sektor Sekaran, ke dua mobil pick up. “ Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat memberi bantuan,” ujarnya.

Sebelumnya, bantuan juga telah dikirim ke korban bencana tsunami dan gempa bumi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Sebanyak 34 truk berisi, pakaian pantas pakai, makanan, obat-obatan yang dikumpulkan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bantuan dimobilisasi langsung oleh Bupati Lamongan Fadeli, yang disampaikan pada Hari Kesaktian Pancasila di Alon-alon Kota Lamongan, Senin 1 Oktober 2018 lalu.

Reporter : Totok Martono
Editor : Sujatmiko