Thursday 13th December 2018

Petani Lamongan Nikmati Legitnya Harga Tembakau

Petani Lamongan Nikmati Legitnya Harga Tembakau
(Seorang Petani Tembakau di Antara Tembakau Rajangan yang di Jemur di Lamongan)

Lamongan –Petani tembakau di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur saat ini tengah menikmati manisnya harga tembakau. Memasuki musim panen harga tembakau relatif tinggi.

Seperti di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, disetiap pekarangan rumah terlihat deretan tembakau yang dijemur dengan wide. Bahan baku rokok tersebut sudah dirajang dan disiap dijual ke pengepul. “Harga saat ini mencapai Rp 28 ribu perkilogram. Sebelumnya sempat tembus Rp 32 ribu perkilogram. Petani merasa beruntung karena harga lagi bagus, “ kata Nur Hasyim, petani tembakau di Desa Nguwok, Kecamatan Modo.

Turunnya harga tembakau dalam dua hari ini dikarenakan daun tembakau yang dipetik petani dari sawah sudah yang ke kesekian kali sehingga kwalitasnya menurun dan berdampak pada turunnya harga tembakau. “Kalau untuk petikan pertama dan kedua harganya masih dikisaran Rp32 ribu. Ini karena daun tembakau paling atas kwalitasnya paling baik,“ cetus Nur Hasyim.

Untuk pemasaran tembakau sudah ada pengepul di desa yang kemudian menyalurkan ke gudang pabrik rokok Djarum. Kades Nguwok Suwandi menambahkan musim panen tembakau saat ini cukup membuat petani tersenyum lebar. Jika dirupiahkan setiap petani bisa mendapatkan hasil minimal Rp 20 juta.“Petani saat ini beli sapi dan bangun rumah karena untung besar panen tembakau, “ papar Suwandi yang juga pengepul tembakau ini.

Di Desa Nguwok luas lahan pertanian sekitar 72 hektare. Sebanyak 40 hektare ditanami tembakau. Untuk satu hektare lahan mampu menghasilkan 9 ton tembakau basah atau 9 kwintal tembakau kering. Jenis tembakau yang ditanam yaitu Virginia, 45 dan Paiton.

Reporter : Totok Martono
Editor : Sujatmiko