Thursday 18th October 2018

Guru Madrasah Bakal Dapat Insentif dari Kementrian Agama

Guru Madrasah Bakal Dapat Insentif dari Kementrian Agama
(Salah satu guru non PNS di MTs Walisongo, Sugihwaras Sedang Mengajar, 02-10-2018)

Bojonegoro-Rencana pemberian insentif untuk Guru non Pegawani Negeri Sipil dan Non Sertifikasi disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro, Abdul Wahid. Dalam keteranganya Abdul Wahid menyampaikan, bahwa saat ini dalam proses pendataan Guru Madrasah non PNS dan Non Sertifikasi yang berhak mendapatkan insentif tersebut “Insya Alloh ada, menunggu verifikasi” Kata Abdul Wahid kepada damarkita.com melalui pesan Whatsapp, Selasa, 2-10-2018. Ketika ditanyakan waktu pencairan dari tunjangan insentif, Abdul Wahid tidak menjawab.

Berdasarkan dokumen Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam nomor 484 tahun 2018, petunjuk teknis tentang petunjuk teknis pemberian tunjangan insentif bagi guru bukan Pegawai Negeri Sipil /Guru Non PNS pada madrasah tahun 2018 dari yang diterima redaksi damarkita.com, besarnya insentif yang akan diterima oleh setiap Guru adalah Rp. 250.000/Bulan disalurkan melalui rekening masing-masing guru, dan terkait waktu penyaluran disesuai kondisi satuan kerja pelaksananya (Kantor Kementrian Agama Kabupaten) bisa bulanan, triwulanan atau setiap 6 bulan.Dalam dokumen tersebut juga disebukan kriteria penerima dari tunjangan insentif ini salah satunya belum lulus sertifikasi, mengajar selama dua tahun berturut-turut dan sudah memenuhi kualifikasi pendidikan S-1 atau D-4.

Salah satu Guru Madrasah Non PNS, Rizal Abdul Kholik, mengaku senang adanya tunjangan insentif dari Kementrian Agama ini. Guru yang mengajar di MTs Walisongo Sugihwaras ini, tidak melihat besarnya insentif tapi melihat kepedulian pemerintah kepada nasib Guru Madrasah non PNS dan Non Sertifikasi “Kalau kurang, pasti, tetapi yang penting kepedulian pemerintah” Kata Pria yang masih lajang ini.

Reporter : Tim
Editor : Syafik