Tuesday 11th December 2018

Maaf, Kami Tidak Mogok Mengajar

Maaf, Kami Tidak Mogok Mengajar

Bojonegoro – Sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak tetap (PTT) Kategori 2 (K2) menyatakan tidak setuju dan tidak sepakat atas rencana aksi mogok mengajar atau mogok bekerja sebagaimana disampaikan oleh beberapa orang yg mengatasnamakan Forum GTT/PTT K2 Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Menurut Edi Wibowo Honorer K2 asal Kecamatan Balen, jika telah dilakukan rapat dengan sejumlah GTT/PTT K2 yang hasilnya Bahwa memiliki perasaan yang sama dengan rekan2 yg menyerukan aksi mogok mengajar atau mogok bekerja, sebagai bentuk protes terhadap persyaratan rekrutmen CPNS 2018 “Kami memilih sikap pandangan yang berbeda, dan cara protes yg berbeda pula” pungkasnya dalam release yang di sampaiakan pada damarkita.com

Masih menurut Edi, sikap protes yang di tempuh melalui penyampaikan aspirasi terkait proses rekrutmen CPNS yang di anggap tidak adil kepada DPRD Bojonegoro secara elegan, dan ditindaklanjuti dengan bersurat kepada Pusat karena memahami persoalan tersebut sebagai kewenangan pusat, dan kapasitas Daerah adalah memperjuangkan aspirasi kami secara administratif.

Menurut Warpian GTT Asal Kecamatan Ngasem, hasil dalam rapat tersebut, sangat berterima kasih kepada Pemkab dan DPRD Kabupaten Bojonegoro, yang telah memberikan perhatian kepada GTT/PTT K2 maupun Non-Kategori, dengan menaikkan tunjangan secara proporsional kepada kami secara bertahap “Diakui atau tidak, Ini sangat membantu kelangsungan hidup kami sekeluarga” jelasnya.

Selain itu Dengan diberikan dan dinaikkannya Tunjangan tersebut, maka secara moral harus ikut membantu pembangunan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Sehingga menyatakan sikap tidak akan mogok atau tidak mengajar selama 6 hari yakni 1 – 6 Oktober 2018 karena justru akan merugikan anak didik, merugikan masa depan bangsa, dan meninggalkan nurani sebagai seorang Guru meskipun masih berstatus Honorer yg telah bertekad mengabdikan diri sebagai pendidik “kami yakin ini adalah tugas sejarah bagi kami, yg akan dinikmati bangsa ini di masa depan” dalam pernyataan sikap tersebut.

Sejumlah GTT/PTT K2 yang di komando Edi Wibowo dan Warpian ini yakin Pemerintah Pusat akan memperhatikan nasib kami dengan skema kebijakan yang lebih manusiawi, dengan tidak mengabaikan pengabdian kami selama ini.

Reporter : Rozikin
Editor : Syafik