Thursday 13th December 2018

Komisi A : “Ada Kecurangan, Sampaikan Kepada Kami”

Komisi A : “Ada Kecurangan, Sampaikan Kepada Kami”
(Suasana Koreksi Hasil Jawaban Ujian Pengisian Perangkat Desa di Kecamatan Sugihwaras)

Bojonegoro-Ujian pengisian perangkat desa serentak di Kecamatan Sugihwaras selesai dilaksanakan Kamis, 13-9-3-2018, pukul 15.00, setelah seluruh proses koreksi jawaban dari peserta dilaksanakan dan diumumkan nilai hasil ujian untuk masing-masing Formasi masing-masing desa.

Untuk Desa Alasgung diperoleh hasil, untuk Formasi perangkat desa Sekretaris Desa peraih nilai tertinggi adalah Desy Anggraeny dengan nilai 81, sementara peringkat kedua dengan nilai 80 adalah Wahyu Dwi Asih dan Yoyok Novianto dan untuk Formasi Kasi Pelayanan, nilai tertinggi diraih oleh Desi Pujiana dengan nilai 80 sementara peringkat kedua dengan nilai 64 diraih oleh Gatut Sugeng Riyono.

Sementara Desa Glagahwangi, untuk formasi Sekretaris Desa nilai tertinggi diraih oleh Danni Irawantika dengan nilai 95, sementara untuk peringkat dua dengan nilai 66 Evita Diana sari. Selanjutnya untuk formasi Kasi Pemerintahan, nilai tertinggi diraih oleh Yoyok Subagyo dengan nilai 80 dan untuk peringkat dua dengan nilai 67 diraih oleh Ulfa Nur Izah. Berikutnya untuk formasi Kaur Perencanaan nilai tertinggi diraih oleh Mustakim dengan nilai 92, sementara peringkat dua dengan nilai 57 diraih oleh Heni Susanti. Formasi berikutnya yaitu Kasun Pandean peraih nilai tertingginya yaitu Yatini dengan nilai 96, dan peringkat dua Rusmiati dengan nilai 53. Yatini diketahui adalah Lulusan dari Ujian kesetaraan paket C/setingkat SMA.

Pada saat koreksi untuk Desa Glagahwangi baru untuk dua formasi, para peserta ujian ramai-ramai meminta koreksi dihentikan saja. Menurut para peserta hasilnya sudah dapat diketahui “Ga usah di terusno, wis roh hasile (Ga usah dilanjutkan sudah tahu hasilnya) “ teriak para peserta. Meski mendapatkan protes, koreksi dari jawaban para peserta tetap dilanjutkan.

Salah satu peserta ujian pengisian perangkat desa Glagahwangi, yang enggan disebutkan namanya mengatakan sebenarnya dirinya sudah tahu kalau sudah ada plot yang jadi dalam pengisian perangkat desa kali ini, namun dirinya tetap mengikuti ujian, berharap ada perubahan “siapa tahu ada keajaiban mas” Kata peserta tersebut.

Menurut Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Anam Warsito mempersilahkan kepada para peserta ujian pengisian perangkat desa yang merasa ada kecurangan dalam proses pengisian perangkat desa dapat menyampaikan kepada Komisi A DPRD Bojonegoro untuk mengetahui secara utuh informasinya kemudian ditindak lanjuti dengan menggelar hearing dengan mengundang kepala desa, ketua panitia, pihak ketiga yg membuat soal, perwakilan peserta dan camat sugihwaras “Silahkan sampaikan kepada Komisi A” Kata Pria yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bojonegoro ini.

Lebih lanjut Anam Warsito menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal komosi A sudah mewanti wanti kepada Kepala Desa Glagahwangi dan Tim Desa Pengisian Perangkat Desa, saat rapat kerja di komisi A agar menggunakan pihak ketiga sesusi ketentuan yang diatur perda yaitu perguruan tingggi atau lembaga lain yg kompeten denagan akreditasi minimal B “Kita sudah ingatkan” Pungkas Politisi Partai Gerindra ini.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Tim Pengisian Perangakat Desa Glagahwangi bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) yakni lembaga dibawah Dinas Pendidikan Kabupaten untuk penyelenggaraan Ujian Kesetaraan Paket A, B dan C dari Kecamatan Purwosari untuk Pembuatan soal ujian perangkat desa, sementara Tim Pengisian Perangakat Desa Alasgung menggandeng Universitas Bojonegoro yang sudah mendapatkan Akreditasi B, dalam pembuatan soal Ujian perangkat desa.

Reporter : Tim
Editor : Syafik