Wednesday 14th November 2018

Perda Sistem Pendidikan Keagamaan
Fraksi PDI P Setuju, LP Ma’arif Mendukung

Perda Sistem Pendidikan Keagamaan <br> Fraksi PDI P Setuju, LP Ma’arif Mendukung
(Santri Madrasah Diniyah Dalam Pawai Ta'aruf 1 Muharrom 1440 H, Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro)

Bojonegoro-Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F PDI P) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menyejui usulan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Sistem Pendidikan Keagamaan yang rencanya segera diusulkan oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam waktu dekat ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bojonegoro.

Menurut Ketua FPDI P DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan, Perda Sistem Pendidikan Keagamaan sudah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Keagamaan di Kabupaten Bojonegoro dengan memberikan payung hukum pengaturan Madrasah dan atau Diniyah, baik secara kelembagaan (formalitas), standarisasi, juga mengatur tentang besaran dan mekanisme tunjangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bagi tenaga pengajarnya “Jadi tidak ada kesan Diskriminasi dengan GTT dan PTT Dinas Pendidikan” Kata Pria yang juga Sekretaris DPC PDI P Bojonegoro ini.

Pria yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Bojonegoro ini, meminta kepada Pemkab Bojonegoro untuk segera mengajukan Draft Rancangan Perdanya agar dapat segera dibuat Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak seperti Lembaga Pendidikan Maarif Nahdhatrul Ulama dan organisasi kemasyarakat lain yang terkait dengan pendidikan termasuk Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Lembaga Pendidikan Maarif Nahdhatrul Ulama, Agus Huda sangat mendukung rencana pembentukan Perda Sistem Pendidikan Keagamaan ini, karena hal ini yang selama ini diimpikan oleh Lembaga yang menaungin Madrasah dan Sekolah di Lingkungan Nahdlatul Ulama ini “Semoga segera terwujud” Kata Agus Huda.

Sementara itu Kepala Madrasah Aliyah, Mambaul Ulum, Desa Klepek Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, Abdullah, sangat mendukung Perda Sistem Pendidikan Keagamaan ini, karena dapat meningkatkan kesejahteraan GTT yang belum bersertifikasi, dan anggaran pendidikan yang ada dapat digunakan untuk peningkatatan kualtias pembelajaran “Setuju sekali dengan Perda ini” Kata Abdullah.

Reporter : Tim
Editor : Syafik