Wednesday 14th November 2018

DPT Pemilu 2019 Bojonegoro Bermasalah

DPT Pemilu 2019 Bojonegoro Bermasalah
(Bawaslu Menyerahkan Hasil Pengawasn DPT Pemiliu 2019 Kepada KPU Bojonegoro)

Bojonegoro-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro menyerahkan berkas hasil Pengawasan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemiihan Umum 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, Senin 10-9-2018 di Kantor KPU Bojonegoro Jalan KH. M. Roshid, Bojonegoro.

Dari hasil pencermatan dan analisa DPT pemilu 2019 yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan KPU Bojonegoro nomor 133/PL.01.2-BA/3522/KPU.KAB/VIII/2018, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menemukan berbagai masalah diantaranya ada 4.808 Pemilih Ganda dengan rincian Pemilih dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Ganda berjumlah 1.716 pemilih, selanjutnya NIK, Nama, Tempat Tanggal Lahir Ganda dalam Satu Desa berjumlah 1.759 Pemilih, dan ada 1.333 pemilih yang memiliki NIK, Nama, Tempat Tanggal Lahir Ganda antar Desa dan Kecamatan. Selain itu terdapat ketidak cermatan dalam memasukan data pemilih dalam DPT sehingga muncul NIK dan Nomor Kartu Kependudukan (NKK) yang invalid atau salah yang berjumlah 16.128 Pemilih, jumlah ini diperoleh dari NIK Invalid tanpa empat angka paling belakan yang berjumlah 2.029 Pemilih, Jumlah digit angka tidak berjumlah 16 sebagaimana seharusnya NIK berjumlah 15 Pemilih, selanjutnya NKK salah karena tidak ada 4 angka paling belakang, untuk kasus ini terdapat 989 Pemilih, dan yang paling banyak adalah NKK yang jumlah digit angka nya tidak 16 digit, yakni 12.884 pemilih, juga masih terdapat pemilih dibawah umur yang masuk dalam DPT yang jumlahnya 211 pemilih.

(Grafis Hasil Pengawasan Bawaslu Terhadap DPT Pemilu 2019)

Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, M. Zaenuri, mengatakan permasalahan DPT hasil DPSHP ini muncul dikarenakan banyak faktor, salah satunya karena pemasukan data pemilih melalui Aplikasi Komputer sistem data pemilih (Sidalih) yang dilakukan secara online, menyebabkan server error “Bisa dikonfirmasi ke KPU” Kata Mantan Pantiia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sumberejo ini.
Bawaslu juga meminta KPU Bojonegoro untuk melakukan pencermatan ulang terhadap temuan tersebut dan jika dari hasil temuan tersebut benar terdapat permasalahan-permasalahan yang disampaikan maka KPU Bojonegoro diminta untuk merubah Surat Keputusan KPU Bojonegoro nomor 133/PL.01.2-BA/3522/KPU.KAB/VIII/2018.

Sementara itu Ketua KPU Bojonegoro, Abdim Munif menyampaikan pihak KPU akan segera melakukan Pemeriksaan ulang (Cross cek) data yang disampaikan oleh Bawaslu dengan PPK dan Panitia Pemilihan Desa (PPS) “Kalau ditemukan masalah kita rubah DPT” Kata Munif-panggilan akrabnya-

Reporter : Tim
Editor : Syafik