Monday 24th September 2018

Memprihatinkan, Perusahaan Penghasil Limbah Banyak Tak Berizin

Memprihatinkan, Perusahaan Penghasil Limbah Banyak Tak Berizin
(Nurul Azizah, Kepala Dinas LingkumLin Hidup Kabupaten Bojonegoro)

Bojonegoro –Di Bojonegoro masih banyak perusahaan yang menghasilkan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) belum mengantongi izin. Jika mengacu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 tahun 2014 terkait limbah B3, seharusnya perusahaan dimaksud harus mengajukan izin sehingga kelayakannya tidak lagi dipertanyakan.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah, yang sudah memiliki izin Tempat Pembuangan Sementara (TPS), ada sebanyak 20 fasilitas kesehatan. Sementara yang industri Migas ada sebanyak 13 perusahaan. ” Perusahaan yang belum berizin (pengelolaan limbah B3 red) masih banyak,” ujarnya.

Nurul Azizah mengatakan, wajib bagi penghasil limbah B3 melakukan pengelolaan atas limbahnya yang dihasilkan. Terkait pengelolaannya, pada pasal 11 PP No. 101 tahun 2014 dijelaskan, bahwa kegiatannya meliputi beberapa tahapan. Mulai dari pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan atau penimbunan. Atas adanya peraturan tersebut juga ada sanksinya.

Selain itu,  lanjut Nurul Azizah, Tempat Pembuangan Ahir (TPA) milik DLH di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk juga sudah memiliki Izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Alasannya, karena juga ada limbah B3-nya.

Atas masalah ini Nurul Azizah dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan para pengusaha untuk dilakukan pembinaan. Tujuannya agar pemilik perusahaan menyadari aturan yang sudah diamanatkan di dalam PP Nomor 101 tahun 2014 tersebut. “Kita harapkan nantinya mmereka enyadari akan PP itu” tambah mantan Camat Kalitidu ini.

Reporter : Rozikin
Editor : Sujatmiko