Thursday 18th October 2018

Sedulur Mancing Jonegoro, Mantab!

Sedulur Mancing Jonegoro, Mantab!
(Komunitas Mancing SMJ /Seduluran Mancing Jonegoro, Koleksi Foto Pribadi : Heru Nur Mustofa)

Bojonegoro-“Kalau pas strike, sensasinya tidak bisa digantikan dengan apapun” Kata Heru Nur Mustofa, seorang pemancing asal kapas.
Buat orang yang tidak hobby mancing mungkin memancing adalah kegiatan yang menjemukan, hanya duduk menunggu umpan yang dipasang di mata kailnya di sambar oleh ikan, bahkan kadang seharian juga tidak mendapatkan ikan satupun. Tapi buat orang yang hoby memancing justru itulah asyiknya memancing, saat kail disambar oleh ikan, bertarung dengan polah tingkah ikan, rail pancing di lepas, lalu ditarik lagi, hingga dirasa ikan sudah menyerah, barulah kail ditarik, itulah sensasinya, semakin sulit semakin nikmat sensasi yang dirasakan oleh pemancing.

Menurut Heru-Panggilan Heru Nur Mustofa-memancing itu selain menyalurkan hobby juga sebagai penghilang kejenuhan setelah mengghadapi penatnya pekerjaan, karena selain bisa merasakan menyatu dengan alam, juga menambah persaudaraan sesama pemancing “ setiap destinasi memancing selalu menampilkan sensasi yg berbeda” Kata Heru.

Memancing bukan soal ikan yang didapat, karena jika urusanya ikan pasti bisa dibeli di Pasar, tetapi memancing lebih dari itu ada kepuasan yang didapat yang tidak dapat dinilai dengan uang, memancing juga seni dan strategi, karena banyak keahlian dan ketrampilan yang harus dimiliki oleh orang yang memancing agar mendapatkan ikan yang diinginkan.

Persaudaraan juga bisa terbentuk dari sesama pemancing ikan, karena seringnya bertemu pada saat memancing diberbagai spot (lokasi memancing) akhirnya terbentuk komunitas memancing, seperti yang ada di Bojonegoro, komunitas para pemancing ini dinamakan Sedulur Mancing Jonegoro atau disingkat SMJ yang beranggotakan para pemancing dari berbagai profesi, ada Aparatur Sipil Negara atau PNS, Wiraswasta, Polisi, Pekerja Lepas dan berbagai profesi lainya.

(Aktifitas Malam Hari SMJ di berbagai Spot Mancing, Koleksi foto : Heru Mustofa, Di edit : Syafik)

Biasanya anggota SMJ ini setiap malam hari pasti ada yang memancing di spot-spot yang menjadi favorit mereka, seperti di jembatan kaliketek, di Kedung Jabang Bayi, Sranak dan ada juga di Jembatan malo. Saat ini anggota komunitas SMJ sudah mencapai 90 orang dari berbagai wilayah di Bojonegoro seperti, Kecamatan Kota Bojonegoro, Kapas, Sugihwaras, Baureno, bahkan ada yang dari wilayah Tuban “Pokoknya yang hobbi mancing di Bengawan Solo, jadi anggota SMJ” Kata Edi Prayitno salah satu Anggota SMJ dari Kapas.

Menurut Edi Twity-panggilan akrab Edi Prayitno, soal waktu memancing tidak ada yang baku, bisa malam hari, siang hari atau tergantung suasana hati dan kosongnya waktu, dan setiap mancing hampir pasti ketemu dengan anggota komunitas pimpinan M. Iksan ini “ Tidak ada waktu khusus” Kata Pria berkacamata ini.

Lebih lanjut Edi Twity menyampaikan komunitas SMJ ini selain membangun persaudaraan juga untuk berbagi pengetahuan soal memancing ketika bertemu di darat maupun lewat Grup Whatsapp SMJ”Sedulur Mancing Jonegoro MANTAB!” Pungkas Edi Twity.

Bagaiamana, anda ingin bergabung?

Reporter : Tim
Editor : Syafik