Saturday 20th October 2018

Anak Petanipun Bisa jadi Taruna Akademi Polisi

Anak Petanipun Bisa jadi Taruna Akademi Polisi
(Ahmad Farichin A H bersama keluarganya di AKPOL Semarang)

Bojonegoro- Ahmad Farichin Abdul Hafiz adalah anak seorang petani di Desa Sumberejo Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro yang tahun ini diterima menjadi Taruna di Akademi Polisi (Akpol) tahun 2018. Suwito (46) Bapak dari Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bojonegoro tahun 2018 ini, tidak menyangka ketika mengetahui anak keduanya dapat diterima menjadi Taruna di lembaga yang dulu disebut Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) itu, pasalnya seringkali terdengar isu untuk dapat masuk menjadi taruna AKPOL harus membayar Ratusan Juta Rupiah, sementara pekerjaannya hanya seorang petani. Tetapi Suwito membuktikan isu itu tidak benar “Alhamdulillah pak,.. Mboten ngiro nek yugo kulo ketrimo seleksi, sak derenge sempet ragu ragu bade daftar soale mboten gadah yotro, tibak e sak peserpun mboten ndamel yotro (baca: Alhamdulillah pak,Tidak menyangka kalau anak saya keterima seleksi, sebelumnya sempat ragu mau daftar karena tidak punya uang, ternyata sepeserpun tidak menggunakan uang),” tuturnya pada kami.

Sebenarnya isu soal uang dalam penerimaan taruna AKPOL sempat menurunkan semangat Ahmad Farichin Abdul Hafiz, namun atas dukungan dari kakkakya Farichatul Lailiyah, akhirnya Riki panggilan akrab Ahmad Farichin Abdul Hafiz nekad daftar di Polres Bojonegoro dan mengikuti seleksi

Kepala Desa Sumberejo, Saikul Alim, ikut mengantar anak sederhana itu ke Akpol Semarang mengungkapkan kebanggaanya salah satu warganya diterima menjadi Taruna AKPOL. Saikul Alim menambahkan Riki anaknya pendiam namun berprestasi, salah satunya dalam bidang Bulu Tangkis hingga ke tingkat Propinsi “ Anaknya nurut sama orang tua” Kata Saikul Alim.

Sementara itu Kepala bagian Sumber daya (Kabag Sumda) Polres Bojonegoro, Komisaris polisi (Kompol) Suprapto mengaku tidak terlalu kaget dengan keterimanya Riki, karena sejak awal dia memang memiliki kualitas dan prestasi yang cukup baik. “Dia memiliki kualitas, bahkan dalam seleksi di Polda dia peringkat 22,” tutur Kompol Suprapto.

Lebih lanjut Kompol Suprapto, mengatakan diterimanya Riki dan calon Taruna lain membutkikan bahwa dalam penerimaan calon anggota dan calon taruna, Polri mengedepankan transparansi, dan berkomitmen untuk menuju Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

Sumber : Humas Polres Bojonegoro
Editor : Syafik