Saturday 15th December 2018

Festival Kelor Blora, Ada Olahan Tepung Mie

Festival Kelor Blora, Ada Olahan Tepung Mie
(Festival kelor di Gelar di Kabupaten Blora; Sumber foto : Infoblora.com)

Blora-Festival kelor pertama kalinya digelar di Puri Kelorina Desa Ngawenombo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dari tanggal 27 hingga 31 Juli 2018. Festival olahan moringa nama lain dari kelor, juga diikuti peserta dari sejumlah provinsi di Tanah Air.
Di Kabupaten Blora, tumbuhan kelor cukup mudah didapat. Bahkan di sejumlah tempat, olahan kelor jadi salah satu andalan untuk pelbagai kebutuhan. Mulai dari teh kelor, tepung kelor, minyak kelor, cokelat kelor, dan juga kosmetik dengan bahan baku tepung kelor. Ada juga makanan olahan dengan bahan dasar dari kelor. Seperti kue kelor, moringa shake jahe kelor, hingga mie ayam kelor. Olahan berbahan dasar kelor itu telah di produksi Puri Kelorina Kecamatan Kunduran, Blora.

Menurut Wakil Bupati Blora Arief Rohman, olahan kelor yang ada di daerahnya bisa menjadi andalan produk lokal. Karenanya olahan kelor akan dikenal di seluruh tanah air dan manca Negara.”Blora, salah satu tempat pengembangan kelor,” ujarnya dalam release Senin 30 Juli 2018.

Arief Rohman menyebutkan, para pengolah tanaman kelor atau keloris, sudah datang belajar di Blora dalam beberapa tahun terakhir ini. Dan pada saat ada Festival Kelor di Blora, mereka datang sekaligus menjadi peserta dan memamerkan produk olahannya. Di antaranya peserta dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Wahyuningsih,53 tahun, penyuka olahan kelor, sudah lebih dari lima tahun dirinya mengkonsumsi daunnya. Biasanya daun kelor segar dibuat sabur bening atau juga daun direbus untuk diminum. Khasiatnya, tubuhnya bugar.”Sudah lama kalau konsumsi daun kelor,” ujar guru sebuah Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Cepu tersebut. Dia berharap festival olahan kelor di Blora bisa jadi agenda tahunan.

Di Kabupaten Blora sendiri tumbuhan kelor hidup liar. Bisa di halaman rumah, kebun bahkan tumbuh di sekitar hutan jati. Sedangkan di beberapa desa di Kecamatan Kunduran sengaja oleh warga dibudidayakan.

Sumber : Humas Pemkab Blora
Editor : Sujatmiko