Monday 15th October 2018

Pemkab Bojonegoro Tak Biayai, Orang Tua Atlet O2SN Biaya Sendiri

Pemkab Bojonegoro Tak Biayai, Orang Tua Atlet O2SN Biaya Sendiri
(Pertandingan Karate dalam O2SN tingkat Propinsi Jawa Timur di Surabaya 20-21 Juli 2018)

Bojonegoro-“kita malu dengan kontingen kabupaten lain, mereka tampil gagah, dengan training, kaos,Tas dengan logo kabupaten masing-masing, Kita Tidak “ Kata Asnan.

Asnan adalah salah satu dari banyak orang tua atlet yang harus membiayai sendiri keberangkatan anak-anak mereka mewakili Kabupaten Bojonegoro dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat propinsi Jawa Timur di Surabaya 20 – 21 Juli 2018. Hal ini dikarenakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro tidak membiayai dengan alasan tidak ada biaya “Anak-anak sudah siap fisik dan mental, demi mereka dan Bojonegoro ya kita biayai sendiri” Kata Asnan.

Menurut Orang tua dari Issac Damar Kalingga, Atlet yang merupakan siswa dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1Baureno ini, Dinas pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan kepada para kepala sekolah tempat para atlet yang akan bertanding di O2SN belajar,bahwa dinas pendidikan tidak memeiliki anggaran untuk memberangkatan kontingen dari Bojonegoro, dan hanya membantu pendaftaran kontingan dan biaya pendaftaran, dengan biaya pendaftaran 5 juta setiap tingkatan, selanjutnya para Kepala Sekolah mengundang orang tua atlet, dalam pertemuan dengan orang tua atlet, kembali Sekolah menyampaikan tidak ada dana untuk membiayai keberangkatan siswanya. Mendengar hal tersebut Asnan berinisiatif untuk membiayai sendiri keberangkatan anaknya dan patungan dengan orang tua dari atlet putri Prastika Intan untuk biaya akomodasi, seragam, transportasi, official. “sampai-sampai untuk official kita biayai sendiri”kata Ayah dari Atlet Karate ini.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi, menjelaskan bahwa dana untuk O2SN ada di Dinas Pendidikan kabupaten Bojonegoro “ Nanti kita klarifikasi” Kata Politisi Perempuan dari Partai Gerindra ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, sudah diminta konfirmasi melalui Whatsapp tapi belum memberikan jawaban.

Reporter : Tim
Editor : Syafik