Tuesday 21st August 2018

Areal Bandara Ngloram Secepatnya Dipagari

Areal Bandara Ngloram Secepatnya Dipagari
(Gubernur Jawa Tengah Bersama Anggota DPR RI mengunjungi Bandara Ngloram Blora /Sumber : infopenerbangan.com)

Cepu-Areal Bandara Ngloram, di Desa Ngloram Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, segera dipagari. Proyek pemagaran telah disosialisasikan ke warga yang tinggal di sekitar Bandara di Desa Ngloram dan Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Blora, pekan lalu.

Menurut anggota Tim Koordinasi Percepatan Rekativasi Bandara Ngeloram Djati Walujastono, program pemagaran segera dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Untuk proses pemagaran ini, dilakukan sosialisasi terhadap warga yang lokasinya berdekatan dengan areal bandara.”Ya tentu kita beritahu dahulu,” ujarnya pada Damarkita.com, Sabtu (7/7/2018).

Selain itu, lanjutnya, juga tengah dilakukan perluasan areal bandara. Direncanakan perluasan nantinya bisa bersebelahan bersebelahan dengan Stasiun Kereta Api Desa Kapuan, Cepu. Tujuannya untuk mempermudah penumpang pesawat terbang guna mendapatkan akses kereta api di jalur utara Pulau Jawa ini.

Djati Walujatsono mengatakan, timnya telah mempresentasikan Rencana Induk atau Masterplan Bandara Ngloram, Cepu, di Kantor Kabupaten Bupati Blora. Dalam master plan dilakukan beberapa tahap. Mulai dari laporan pendahuluan, laporan antara dan laporan akhir. Masterplan Bandara Ngloram dibuat sebagai pedoman dalam rangka pembangunan dan pengembangan suatu bandar udara dan operasi penerbangan serta analisis financial sampai dengan tahun rencana (target year). “Kita punya pedoman,” paparnya.

Pembuatan master plan suatu bandar udara, lanjut Djati Walujastono, diharapkan mewujudkan suatu tempat ideal, memiliki fasilitas (sarana dan prasarana) sesuai ketentuan yang dipersyaratkan. Yaitu memberi pelayanan kebandarudaraan yang cepat, aman, nyaman, efektif, efisien dan optimal. Baik terhadap keselamatan operasi penerbangan, penumpang, maupun bagi pengguna jasa bandar udara lainya. “Tujuannya itu,” ujarnya.

Diharapkan Bandara Ngloram akan menunjang mobilitas dan lebih mendorong pertumbuhan ekonomi Blora. Setidaknya seiring menggeliatnya pertambangan Migas di wilayah Blok Cepu serta daerah hinterland-nya, seperti Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Jawa Timur dan Kabupaten Rembang serta Kabupaten Purwodadi Jawa Tengah.

Sementara itu data di Bappeda Blora menyebutkan, sekarang sudah tersedia tanah sekitar 215.346 meter persegi untuk Bandara Ngloram. Tanah itu di antaranya untuk runway panjang 900 meter dan lebar 30 meter taxiway sekitar panjang 150 meter dan lebar 23 meter, apron dan bekas tanah bangunan terminal panjang 75 meter dan lebar 50 meter. Sedangkan tanah perpanjangan runway masih tersedia panjang 1.650 meter dan lebar 110 meter.

Reporter : Tim
Editor : Syafik