Monday 15th October 2018

Blora Teken MoU Kebudayaan Indonesiana

Blora Teken MoU Kebudayaan Indonesiana
(Penandatanganan MOU Kebudayaan Indonesiana antara Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, bersama Bupati Blora Djoko Nugroho )

Blora-Bupati Blora, Djoko Nugroho didampingi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Kebudayaan dan Olahraga (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Selasa (3/7/2018) datangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI.

Kedatangannya untuk menghadiri undangan Ditjen Kebudayaan Kemdikbud RI terkait penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) atau MoU tentang Platform Kebudayaan Indonesiana.

Pasalnya Kabupaten Blora telah dipilih oleh Ditjen Kebudayaan bersama tujuh kabupaten/kota lainnya se Indonesia sebagai salah satu tuan rumah festival budaya bertajuk Indonesiana. Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dari enam daerah.

Penandatanganan dilakukan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, bersama Bupati Blora Djoko Nugroho dan tujuh kepala daerah lainnya. Yakni Tulungagung, Ponorogo, Kota Surakarta, Lebak, Ambon, Palu dan Kota Malang. Penyerahan dokumen PPKD oleh ke enam kepala daerah kepada Mendikbud untuk dijadikan sebagai strategi pemajuan kebudayaan nasional. Diantaranya Blora, Ponorogo, Tulungagung, Kota Malang, Palu, dan Ambon.

Menurut Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, penandatanganan MoU ini sebagai dasar penguatan kerjasama pelaksanaan Festival Budaya Indonesiana yang akan dilaksanakan di masing-masing daerah.“Festival budaya berpotensi menjadi ajang untuk menguatkan karakter bangsa,” ujarnya, Selasa (3/7/2018).

Dia menambahkan festival-festival budaya juga dapat menjadi wahana untuk menumbuh kembangkan identitas warga agar terciptanya kepercayaan diri bangsa dan sifat saling menghargai untuk menguatkan persatuan-kesatuan bangsa. Selain itu, festival budaya memiliki potensi yang bukan hanya mengangkat keunikan daerah, tapi juga ketersambungan daerah.  Festival budaya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara holistik.

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Dirjen Kebudayaan yang telah memilih Kabupaten Blora sebagai tuan rumah festival budaya Indonesiana sekaligus sebagai daerah prioritas penyusunan PPKD Tahun 2018. “Terimakasih Pak Menteri dan Pak Dirjen,” ucap Bupati di hadapan Mendikbud, Dirjen Kebudayaan dan jajarannya.

Menurut Bupati, kebudayaan harus dijaga dan dilestarikan karena merupakan tata nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Negara atau daerah yang kebudayaannya tetap terjaga dan lestari pasti akan maju pembangunannya. “Lihat saja Jepang, China, Yoagyakarta, dan Bali. Kami berharap kedepan, dengan budaya Blora akan lebih maju lagi,” pungkasnya.

Kepala Dinporabudpar Blora, Drs. Kunto Aji mengatakan bahwa Festival Budaya Indonesiana yang akan dilaksanakan di Blora berupa Festival Folklor Blora dengan tema “Cerita dari Blora”.

Festival ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan September, dengan mengeksplore kekayaan seni budaya dan tradisi Kabupaten Blora. Selain itu Blora juga akan ketempatan event International Gamelan Festival yang terpusat di Solo. “Mohon doa dan dukungannya,” terangnya

Sumber : Humas Pemkab Blora
Editor : Sujatmiko