Monday 15th October 2018

Seni Menghias Tumpeng,Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

Seni Menghias Tumpeng,Peluang Bisnis Yang Menjanjikan
(Grafis Garnish dan Fruit Carving)

Bojonegoro-Pada suatu hari ditahun 2014, Eni Susilowati atau akrab dipanggil Eni Kojiro mendapatkan pesanan tumpeng dari chef hotel berbintang di salah satu kawasan di Pulau Bali. Tertantang dengan pesanan Chef tersebut, Eni Kojiro membuat tumpeng dengan dihiasi dengan berbagai macam hiasan dari buah dan sayuran yang dibentuk menjadi aneka bunga dan bentuk lainya.

Dari sinilah awalnya Eni Kojiro menekuni seni menghias makanan dengan hiasan dari bahan-bahan yang dapat dimakan atau disebut Garnish. Selain Garnish, Eni Kojiro juga mahir dalam Seni Fruit Carving atau seni mengukir buah menjadi bentuk yang menarik dan indah.

Eni Kojiro selama ini memang sudah menekuni dunia kuliner. Perempuan asal Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Bojonegoro memliki Restaurant di Pulau Dewata tepatnya di daerah Uluwatu, Jimbaran. Hobby memasaknya terus dikembangkan secara otodidak termasuk dalam seni Garnish ini. Dengan berbekal 24 mata pisau hadiah dari suaminya asal jepang (Nama Kojiro didapat dari nama suaminya), Eni Kojiro menjadi mahir dalam Seni Garnish, selain menjalankan bisnis tumpengnya di restauran yang dimilikinya, Perempuan kelahiran 1970 ini, juga mengajar Seni Garnish ini dibeberapa kota besar di Indonesia seperti makasar, Kalimantan, Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

(Eni Kojiro Menunjukan Cara Membuat Hiasan Dari Buah dan Sayuran)

Menurut Eni Kojiro, Seni Garnish dan Fruit Carving bisa menjadi bisnis yang menjanjikan, jika tumpeng biasa harnyanya misalnya maksimal 500- 750 Ribu Rupiah, jika dihias dengan sentuhan Garnish dan Furit Carving harganya bisa 2 – 5 Rupiah “Peluag Bisnis ini masih Terbuka” Kata Perempuan berhijab ini.

Lebih Lanjut Eni Kojiro menjelaskan karena Garnish dan Fruit Carving adalah seni maka akan selalu mengikuti trend, jadi seseorang yang menggeluti dunia ini harus terus meningkatkan kemampuanya dengan selalu mengikuti tred yang ada.

Dan Pada Idul Fitri 1439/ 2018 kebetulan Perempuan lulusan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 2) Bojonegoro pulang kekampung halamanya, kesempatan ini dimanfaatkan oleh Eni Kojiro untuk menularkan ilmu Garnish dan Fruit Carving ini kepada perempuna-perempuan di Bojonegoro. Bertempat di Warung Apresiasi (Wapres) di kawasan Stadion H. Letjend Sudirman, Senin 26-6-2018, puluhan ibu-ibu terlihat antusias mengikuti penjelasan dan arahan dari Eni Kojiro.

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro
Editor : Syafik