Thursday 18th October 2018

Hari Lahir Pancasila
Presiden Joko Widodo : Bersatu Menjadi Bangsa yang Kuat

Hari Lahir Pancasila <br> Presiden Joko Widodo : Bersatu Menjadi Bangsa yang Kuat
(Pengibaran Bendera Merah Putih Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lamongan tahun 2018)

Damarkita- Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila dan ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional, sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 24 tahun 2016.

Salah satu dasar pertimbangan Pemerintah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai hari lahirnya Pancasila dalam Keppres ini tercantum dalam diktum angka c pada bagian Menimbang, adalah bahwa untuk pertama kalinya Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan oleh Ir. Soekarno, Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945.

Pada bagian menetapkan dalam Keppres ini terdapat tiga point yaitu, pada diktum pertama Presiden menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Larinya Pancasila, selanjutnya diktum kedua Presiden menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Libur Nasional. Dan pada diktum terakhir dari Keppres yang ditanda tangani oleh Presiden Joko widodo pada tanggal 1 Juni 2016 adalah Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Untuk itulah berbagai lapisan masyarakat memperingati Hari Lahir Pancasila pada Jum’at 1 Juni 2018 ini dengan melakukan Upacara Bendera. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Sebagai Pembina Upacara adalah Bupati Lamongan Fadeli, dalam kesempatan itu, Fadeli membacakan sambutan dari Presiden Republik Indonesia.

Dalam sambutanya Presiden Joko widodo menyampaikan Pancasila sudah menjadi rumah bangsa yang berbhinneka Tunggal Ika sejak kemerdekaan Republik Indoneisa 73 tahun lalu. Presiden juga berharap untuk terus menerus bersatu dan memperkokoh Bhineka Tunggal Ika, mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk dengan 714 Suku, 1.00 Bahasa Lokal dan Lebih dari 17 Ribu Pulau. “Kita harus bersatu dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin, “ Pesan Presiden seperti yang dibacakan oleh Bupati Fadeli.

Dalam amanat Pembina Upacara, selain membacakan Sambuatan tertulis Presiden, Bupati Fadeli juga menyampaikan agar meningkatkan semangat berbagi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, terlebih saat bulan Ramadhan seperti ini “Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakayat Indonesia, “ Kata Bupati Fadeli.

(Upacara Hari Lahir Pancasila PDI P Bojonegoro tahun 2018)

Sementara itu di Bojonegoro, elemen masyarakat yang melaksanakan Upacar Hari Lahir Pancasila diluar pemerintah adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Cabang Bojonegoro dengan Pembina Upacara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI P, Abidin Fikri.

Dalam amanatnya Abidin Fikri menyampaikan Peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai bentuk rasa syukur kepada Alloh Subhanahu Wata’ala atas anugrah yang diberikan kepada Bangsa Indonesia dengan disampaikanya lima prinsip dasar negara oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 “Ini adalah wujud rasa syukur kepada Alloh” Kata Anggota DPR RI dari dapil Bojonegoro-Tuban ini.

Reporter : Tim
Editor : Syafik