Monday 15th October 2018

Alhamdulillah, Bisa Berangkat Haji Tanpa Tunggu

Alhamdulillah, Bisa Berangkat Haji Tanpa Tunggu
(Yasak -lingkaran putih- Ketika berada Di Depan Tenda VIP di Armina)

Bojonegoro- Yasak Taufan merenung apakah mungkin dia bisa naik haji dalam waktu dekat, tanpa harus menunggu puluhan tahun. Jika harus menunggu selama itu dia berfikir tidak akan sempurna menjalankan Rukun Islam ke Lima itu. Karena usianya sudah lebih dari 65 tahun.

Yasak nama panggilanya, terus mencari informasi bagaimana caranya bisa berangkat haji dalam waktu singkat. Allah pun meridhoi niatnya untuk menunaikan ibadah haji, setelah ihtiarnya membuahkan hasil. Yasak mendapatkan informasi bahwa bisa berangkat haji dengan Haji Khusus non kuota (tanpa harus menunggu). Untuk memastikan, beberapa hari setelah Idul Fitri Tahun 2017 lalu, Yasak memberanikan diri untuk mendaftar kepada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk ikut berangkat melaksanakan Haji Khusus .

Dan ternyata benar. Sesuai informasi dari petugas PIHK, Yasak bisa berangkat untuk menunaikan Ibadah yang dilaksanakan di Kota Makkah itu di tahun 2017 itu juga, tanpa harus menunggu. Perasaannya was-was, apakah benar bisa sampai di Makkah?. Dan apa bisa melaksanakan ibadah dengan khusuk? Dengan perasaan hampir tidak percaya bisa berangkat Haji tanpa menunggu, Yasak menyiapkan segala sesuatunya dengan sangat teliti sesuai panduan dari PIHK.

Akhirnya pada tanggal yang sudah ditentukan. Yasak berangkat dari Bandara Juanda Surabaya. Dengan penuh antusias meskipun masih ada perasaan kawatir. Bukan hanya dirinya tapi ternyata ada puluhan orang yang memanfaatkan fasilitas Haji Khusus Non Kuota ini. Melihat banyak jamaah yang ikut dalam rombongannya, hati Yasak agak tenang. Pesawat pun mengudara dan menuju titik transit yang pertama di Kuala Lumpur. Selanjutanya transit di Colombo, kemudian pesawat terbang kembali menuju Riyadh dan terakhir mendarat di Jeddah.

Yasak mulai lega ketika sudah berada Arab Saudi. Tapi perasaan was-wasnya masih juga menggelayuti pikirannya. Apakah nanti dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar?. Karena memang belum pernah melaksanakan ibadah haji, apalagi dengan jalur khusus ini. Ditambah lagi Yasak banyak mendengar berita, jika mendekati musim haji penjagaan oleh petugas dari Pemerintah Arab saudi semakin ketat.

Salah satu titik krusial adalah ketika di Bandara King Abdul Azis. Yasak dan rombongan telah dijemput dengan bus. Alhamdulillah tempat duduknya nyaman, Air Condition dingin, petugas juga ramah. Yasak dan rombongan menuju Hotel tempat para jamaah menginap. Perjalanan begitu menyenangkan buat Yasak, tetapi tiba-tiba Bus pun berhenti. Yasak bertanya-tanya kenapa harus dihentikan oleh petugas dari Kerajaan Arab Saudi?. Setelah petugas kerajaan berbicara dengan Sopir Bus dengan bahasa arab sebentar, kemudian Bus pun berjalan lagi.

Yasak pun lega dan menikmati kembali perjalanannya dengan melihat keindahan Negera tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan itu. Tidak berapa lama sampailah Yasak bersama dengan rombongan Haji Khusus di Hotel yang akan dijadikan tempat menginap selama menunggu Pelaksaan Ibadah Haji. Setelah petugas yang mengantar rombongan melakukan urusan administrasi dengan petugas hotel. Seluruh rombongan dipersilahkan memasuki kamar, dan ternyata hotelnya nyaman. Kamar luas, AC, Kamar mandi Panas dan dingin. Meski ditempati oleh empat jamaah tetapi masih sangat nyaman karena Hotel bintang empat. Begitupun ketika waktu makan, juga disediakan makanan Indonesia yang disajikan prasmanan.

Yasak dan jamaah lain menunggu di hotel tersebut hingga tanggal 8 Dzulhijjah untuk melaksanakan ibadah haji. Tanggal 9 Dzulhijjah, para jamaah haji ini berangkat dengan bus menuju Armina. Yasak merasa senang karena mendapatkan tenda Very Important Person (VIP) bersama rombongan jamaah haji khusus yang lain. Dan atas ijin Allah Yasak dapat melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji dengan khusuk. Dibawah bimbingan ketua rombogan haji khusus. Mulai dari mengenakan ihrom, wukuf di Arofah, mabit di Musdalifah, lempar jumroh, Thawwaf dan Sa’i.

(Yasak (lingkaran putih) Ketika Berada di Armina)

Yasak bersyukur dapat melaksanakan ibadah haji khusus ini dengan khusuk. Yasak menjadi yakin bahwa memang haji khusus tanpa tunggu memang ada dan aman. Setelah selesai melaksanakan ibadah haji, Yasak dan rombongan menuju kota madinah untuk melaksanakan sholat arbain (Sholat sebanyak 40 Waktu di Masjid Nabi Muhammad SAW).

Setelah seluruh ibadah dilaksanakan, Jamaah Haji khusus ini kembali ke Indonesia dengan selamat. Yasak sendiri memutuskan untuk pulang lebih cepat dari jadwal, karena ada pekerjaan yang harus di selesaikan. sebelumnya Yasak ragu apa bisa pulang tidak sesuai jadwal. Ternyata oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus difasiltasi dan dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.
Alhamdulillah akhirnya Yasak sudah dapat melaksanakan Rukun Islam ke Lima dengan kondisi masih sehat dan khusuk, tanpa harus menunggu puluhan tahun.*) Ingin Seperti Yasak?

*) Seperti Diceritakan oleh Yasak Taufan Kepada Syafik Repoter Damarkita.com