Tuesday 21st August 2018

Mutu Air Sawah Sekitar JOB-PPEJ di Ambang Batas Normal

Mutu Air Sawah Sekitar JOB-PPEJ di Ambang Batas Normal
(Mardiantoro, Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Lingkungan (DLH) Bojonegoro)

Bojonegoro-Hasil laboratorium sampel air yang diambil dari sawah pertanian milik Mustofa di Dusun Plosolanang Desa Campurrejo Bojonegoro berada di ambang batas normal. Hasil lab ini menjawab dugaan bahwa air sekitar sawah tercemar minyak yang dikelola perusahaan Join Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Mardiantoro, mengatakan dari hasil uji sampel air di laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Unit Pelaksana Teknis Laboratorium, untuk kandungan minyak dan lemak, dengan metode pengujian APHA.Ed.20.5520 B,1998, hasil ujinyaorat adalah 0,013 mg/L dan ambang batas sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 untuk baku mutu air kelas II adalah 20 mg/L. Artinya, bahwa jika sawah tersebut ditanami tanaman, maka akan tetap hidup, tetapi untuk mengetahui alasan tanamanya mati, perlu dilakukan uji tanah “Namun kelemahannya air pasti bercampur partikel tanah sehingga hasil air tidak terpengaruh minyak lemak,” ujarnya saat di temui di kantornya Rabu (27/12/2017.

(Grafis /Syafik)

Menurut Toro sapaan akrabnya, jika berbicara terkait tanah ia belum berani karena beberapa waktu lalu DLH bersama JOB PPEJ baru mengambil sampel tanah untuk di uji di laboratorium, Itupun dilakukan pihak JOB PPEJ dan sekarang belum ada hasil “Kalau tanah paling lama dua bulan,” paparnya sambil memegang hasil uji laboratorium sampel air.

Kenapa uji laboratorium untuk sampel tanah dilakukan oleh perusahaan JOB PPEJ? Toro mengaku, bahwa Kantor DLH tidak memiliki anggaran untuk melakukan uji tersebut, sehingga bekerjasama dengan perusahaan tersebut “Kita tidak khawatir dimanipulasi karena menyangkut kridibilitas lembaga lab tersebut,” imbuh Toro.

(Grafis/Syafik)

(Baca : petani keluhkan limbah di sawah sekitar Petrochina)

Seperti diberitakan sebelumnya, pada bulan November 2017 lalu, sawah pertanian milik Mustofa warga Dusun Plosolanang Desa Campurrejo Bojonegoro tanaman padi mati, diduga tercemar limbah minyak. Itu karena berdekatan dengan Tempat Pengelolaan Sampah limbah yang ada di perusahaan JOB PPEJ tersebut.

Reporter : Rozikin
Editor : Sujatmiko