Tuesday 11th December 2018

Gapeknas Tolak Hasil Rapat Soal Proyek JTB

Gapeknas Tolak Hasil Rapat Soal Proyek JTB
(Pengurus Gapeknas Bojonegoro, keluar ruang rapat soal proyek JTB)

Bojonegoro-Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas),  Hadi,  menolak hasil rapat terkait proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dihadiri 10 kontraktor dan asosiasi jasa konstruksi. Alasannya rapat tidak jelas karena undangan hanya dikirim lewat whatsapp.”Kita tolak tegas,” ujarnya di Gedung Unit Pelaksana Teknis Makanan dan Minman Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Bojonegoro, Selasa (26/12/2017).

Hadi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila ini, menyatakan, bahwa penolakan karena bukan PT Rekind yang menyampaikan terkait 10 kontraktor kontraktor lokal itu. Tetapi 10 kontraktor yang diundang tidak jelas siapa yang menentukan. “Kita menolak karena bukan PT.  Rekind yang menyampaikan terkait 10 Kontraktor itu”  katanya dengan nada tinggi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro,  Agus Supriyanto,  mengatan saat ini model undangan lewat whatsapp sudah biasa.  Pihaknya hanya memfasilitasi soal data 10 kontraktor lokal yang diundang  didapat dari pihak PT Rekind.”Dinas hanya memfasilitasi rapat,” tegasnya pada DamarKita, Selasa (2/12/2017).

Agus menambahkan, sepuluh kontraktor yang diundang adalah kontraktor yang sudah diverifikasi oleh PT Rekind. Yaitu PT. BBS, CV. GAM, CV. Sidomulyo Bayu Aji, PT. Daya Patra Ngasem Jaya, CV. karya sudarsono, CV. tunggangjagat, CV. margo utomo, CV. pAngastuti excelent, CV. cinergi bangun sarana, CV. abadi nusantara teknik Masih ada 23 kontraktor lokal yang dalam proses verifikasi “jadi masih bisa bertambah” Pungkas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum ini.

Reporter : Syafik
Editor : Sujatmiko

,