Sunday 19th August 2018

Proyek JTB Serap 6000 Tenaga Kerja

Proyek JTB Serap 6000 Tenaga Kerja
(Peletakan batu Pertama Proyek JTB Oleh Menteri ESDM, 27 September 2017/Foto Oleh Rafid)

Bojonegoro -Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 6000 orang selama masa konstruksi. Proyek ini dibangun selama empat tahun dan diproyeksikan selesai tahun 2022 mendatang. ”Cukup banyak untuk tenaga kerjanya,” ujarnya di acara peletakan batu pertama Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Senin 27 September 2017.

Dengan cadangan gas yang besar, pembangunan, pengelolaan dan pemanfaatan lapangan gas JTB akan membawa kesejahteraan. Setidaknya bagi masyarakat sekitar di kawasan proyek Bojonegoro. Kemudian juga untuk warga di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Disebutkan proyek pembangunan gas JTB membutuhkan dana sebesar 1,5 miliar USD dari dana sebelumnya 2,1 miliar USD. Dengan demikian Pemerintah melakukan efisiensi anggaran sebesar 600 juta USD. Proyek ini bagian dari gabungan wilayah kerja Cepu serta Pertamina Eksplorasi dan Produksi. Lapangan gas JTB mempunyai cadangan sebesar 2,5 triliun kaki kubik, dengan kemampuan pasok sales gas sebesar 172 standar kaki kubik (MMSCFD) perhari selama 1 tahun lamanya.

Asisten II Gubernur Jawa Timur Fatah Yasin mengatakan, sekarang ini Jawa Timur terdapat 11 persen penduduk miskin dari total 38 juta orang atau sekitar 4,7 juta jiwa. Dari jumlah masyarakat miskin terdapat 800 ribu pengangguran. Makanya dengan adanya proyek Lapangan Gas JTB, Ngasem, Bojonegoro, setidaknya bisa untuk membantu mengatasi masalah kemiskinan.

Bupati Bojonegoro Suyoto mengatakan, proyek Lapangan Gas JTB diharapkan bisa mensejahterakan warga Kecamatan Ngasem, Gayam, Purwosari dan Tambakrejo. Terutama bagi tenaga non-skill, bisa dipekerjakan di proyek gas ini. Dengan kebutuhan tenaga sebanyak 6000 orang,–untuk non-skill dan skill. “Kita berharap warga bisa kerja,” tegasnya di Lapangan Gas JTB, Senin, 27 September 2017.

Kawasan lapangan gas JTB, bersebelahan dengan proyek Blok Cepu, berlokasi di sumur minyak Banyuurip di Desa Mojodelik Kecamatan Gayam yang berjarak tak lebih dari 2 kilometer. (Rj)