Saturday 15th December 2018

Warga Pertanyakan Realisasi Pembangunan Bendung Gerak Karang Nongko

Warga Pertanyakan Realisasi Pembangunan Bendung Gerak Karang Nongko
(Bendung Gerak Kecamatan Trucuk/Sumber : Wikipedia.com)

Bojonegoro – Bendung gerak di Kecamatan Trucuk mampu memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Kecamatan Trucuk dan sekitarnya. Dari sisi pertanian khususnya bagian hulu bendungan, keberadaan bendung gerak mampu meningkatkan produkstivitas pertanian, jika sebelumnya hanya tanam dua kali setahun, setelah ada bendungan menjadi tiga kali setahun. Jika sebelumnya 21 ribu Hektar lahan pertanian padi di Bojonegoro bagian barat, yang dapat irigasi dengan pompaniasi 6 ribu Hektar, setelah adanya bendungan gerak luas lahan dengan irigasi pompanisasi menjadi 11 ribu Hektar. (sumber : wikipedia.com)

Dengan melihat manfaat yang besar dari bendung gerak,  maka pemerintah pusat melalui Kementrian koordinator perekonomian berencana membangun bendungan gerak di daerah karang nongko, desa luwih aji, kecamatan Ngraho kabupaten Bojonegoro. Rencana pembangunan sudah di mulai sejak tahun 2012 dengan pembuatan desain bendung gerak, serta sosialisasi kepada masyarakat. Seperti yang disampaikan Sarpan, Kades Luwih Aji, dalam acara serap aspirasi yang di gelar di Balai desa Luwiaji hari ini (13/9) “sosialisasi sudah, tapi belum ada realisasi hingga saat ini sehingga masyarakat banyak yang menanyakan ” ujar Sarpan.

Menanggapi harapan masyarakat tersebut, Anna Muawanah, Anggota DPR RI dari Daerah pemilihan (Dapil) IX (Bojonegoro- Tuban) ini berkoordinasi dengan Kementrian Koordinator Perekonomian, dan mengajak Wahyu Utomo, Deputi Bidang Infrastruktur dan Percepatan Pengembangan wilayah, untuk bertemu dengan masyarakat desa Luwiaji,  agar mendengar secara langsung aspirasi masyarakat. “Sesuai aspirasi masyarakat yang masuk, langsung saya telepon Kementrian ini” ujar politikus asal Tuban tersebut.

(Serap Aspirasi di Desa Luwiaji, Kec. Ngraho, Bojonegoro/Foto Oleh Rozi)

Anna Muawanah yang di dampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdullah umar dari PKB dan Donny Bayu Setiawan dari PDI P ini, berharap program pembangunan ini dapat segera terealisasi, agar masyarakat segera merasakan manfaatnya.

Menanggapi desakan dari warga dan anggota DPR RI tersebut, Wahyu utomo menyampaikan akan berkoordinasi dulu dengan Bappenas dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) “Kita akan segera koordinasikan” Jawab Wahyu. Masih menurut Wahyu, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan bendung gerak karang nongko sekitar 1,3 Triliun. (Rz/Sy)